NarayaPost – Surya Kencana Bogor tidak hanya sebagai kawasan heritage yang menyimpan jejak masa lalu, tetapi juga sebagai pusat kuliner yang penuh cerita. Bagi siapa pun yang pernah menjejakkan kaki ke Surya Kencana, cita rasa khas dan keakraban suasana membuat seseorang selalu merindukan kuliner Legendaris Surya Kencana Bogor. Di sini, makanan bukan sekadar proses memasak, melainkan tradisi yang diwariskan lintas generasi.
Berikut tujuh kuliner legendaris di Surya Kencana Bogor yang selalu bikin rindu siapa saja yang sudah mencicipinya:
BACA JUGA : Kerjasama Pariwisata Indonesia Turki Diperkuat 2025
Cungkring Pak Jumat adalah ikon kuliner di Surya Kencana Bogor. Hidangan ini terdiri dari kikil, urat, cingur sapi, dengan lontong dan rempeyek tempe sebagai pelengkap. Semua disiram saus kacang yang agak manis dan gurih. Sejak 1975 warung ini telah menghidangkan cungkring di pagi hari dengan nuansa jalanan yang khas. Rasa kikil yang kenyal berpadu dengan kerenyahan rempeyek membuat cungkring ini sulit terlupakan.
Laksa khas Bogor Gang Aut Mang Wahyu adalah simbol kelezatan kuliner Legendaris Surya Kencana Bogor yang klasik. Kuah santan kuning yang kaya rempah, dipadu dengan isian ketupat, tahu, oncom, tauge, dan telur memberikan sensasi perpaduan tekstur dan rasa. Aroma kemangi dan bumbu-bumbu rahasia menguatkan kesan bahwa laksa ini bukan hanya sekadar makanan penghangat perut, tetapi juga pelipur hati bagi pencinta kuliner legendaris.
Bagi penggemar bakso, Bakso Kikil Pak Jaka adalah salah satu favorit di Surya Kencana. Bakso lembut dipadukan kikil empuk, dalam kuah yang bening dan tidak terlalu berat. Tambahan mie kuning atau mie telur serta taburan bawang goreng membuatnya semakin menggoda. Harga yang terjangkau dan porsi yang memuaskan menjadikan bakso ini selalu ramai pengunjungnya.
Lumpia Basah Gang Aut adalah salah satu camilan ringan yang manis rasa nostalgia. Berbeda dengan lumpia goreng, lumpia basah khas Bogor ini tidak digoreng, tetapi diisi dengan bengkuang, tauge, tahu, ebi giling dan telur, kemudian dibungkus tipis kulit lumpia basah. Teksturnya lembut dan rasa isiannya ringan membuatnya cocok sebagai teman minum teh sore atau sebagai kudapan santai saat berjalan-jalan di Surya Kencana Bogor.
Setelah menikmati makanan berat, Es Pala Pak Ujang selalu berhasil menghapus dahaga. Minuman tradisional ini dihadirkan dengan buah pala, air gula, dan es yang menyegarkan. Aroma pala yang khas, rasa manis yang pas, serta kesederhanaan penyajiannya membuat Es Pala Pak Ujang jadi favorit banyak orang. Sensasi dingin dan segar di udara Bogor yang kadang lembab memberikan kombinasi menyenangkan.
Minuman tradisional non-alkohol yang satu ini sering menjadi penutup yang pas untuk pengalaman kuliner di Surya Kencana Bogor. Bir Kotjok atau Bir Kocok dibuat dari rempah-rempah seperti jahe merah, kayu manis, cengkeh, dan gula aren. Rasa hangat dari jahe berpadu dengan manisnya gula aren menciptakan minuman yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memberikan rasa nyaman, terutama di sore hari atau saat hujan ringan turun.
Soto Kuning Pak Yusup menawarkan varian kuah kuning yang dibuat dengan rempah pilihan, disajikan dengan daging sapi, kikil, paru, atau otak sesuai selera. Tekstur kuah yang kental, aroma rempah yang kaya, dan pilihan topping yang lengkap menjadikannya pilihan favorite bagi warga lokal dan pengunjung. Soto Kuning ini juga termasuk dalam daftar kuliner Surya Kencana Bogor yang layak diburu saat pagi hari.
Beberapa faktor menyebabkan rasa kangen terhadap kuliner di Surya Kencana Bogor:
BACA JUGA : AC Milan Tumbangkan Udinese, Juventus Tertahan di Serie A Klasemen Liga Italia
Kuliner Surya Kencana Bogor bukan hanya soal rasa, tapi tentang memori, kehangatan budaya lokal, dan pengalaman kuliner yang meresap ke dalam kenangan. Dari cungkring hingga es pala, dari bakso kikil hingga lumpia basah, semua membawa aura nostalgia yang sulit dilupakan. Bagi siapa pun yang pernah singgah atau akan datang ke Bogor, Surya Kencana adalah tempat yang wajib dikunjungi bukan hanya untuk makan, tetapi untuk merasakan keaslian kuliner Bogor.