Tentara Israel Tembaki Penjaga PBB di Lebanon

Tentara Israel membawa bendera Israel di tank tempat mereka bertempur. Foto: Tempo.co.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Pasukan Penjaga Perdamaian Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) melaporkan bahwa personel mereka mendapat tembakan dari Tentara Israel di wilayah selatan Lebanon pada Selasa (9/11/2025). PBB pun mendesak militer Israel agar menghentikan tindakan agresif semacam itu.

Menurut laporan AFP, insiden ini menjadi yang terbaru dalam rangkaian peristiwa yang dicatat UNIFIL. Padahal, pasukan perdamaian tersebut berfungsi sebagai penyangga antara Israel dan Lebanon, serta bekerja bersama militer Lebanon untuk menjaga gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah.

Tentara Israel Tembaki Prajurit dari Sebuah Tank

“Kemarin, penjaga perdamaian yang sedang berpatroli dengan kendaraan di sepanjang Garis Biru ditembaki oleh para prajurit IDF (tentara Israel) dari sebuah tank Merkava,” kata UNIFIL dalam pernyataannya pada Rabu (10/12). “Satu tembakan, rentetan sepuluh peluru, dari senapan mesin ditembakkan di atas konvoi, dan empat rentetan lagi masing-masing sepuluh peluru ditembakkan di setelahnya,” lanjut pernyataan tersebut.

BACA JUGA: Menteri Pigai: HAM Jadi Aset Termahal di Dunia

UNIFIL menambahkan bahwa baik pasukan mereka maupun tank Israel sama-sama berada di wilayah Lebanon saat kejadian berlangsung. Selain itu, militer Israel sudah diberi informasi sebelumnya mengenai waktu serta lokasi patroli tersebut. “Penjaga perdamaian meminta IDF untuk menghentikan tembakan melalui saluran penghubung UNIFIL. Beruntung, tidak ada yang terluka,” tulis mereka.

UNIFIL Pernah Melaporkan Hal Serupa

Insiden serupa telah terjadi sebelumnya. Pada bulan lalu, UNIFIL melaporkan bahwa pasukan Israel menembaki mereka di selatan Lebanon, sementara militer Israel berdalih bahwa mereka mengira helm biru sebagai “tersangka” dan kemudian melepaskan tembakan peringatan. Pada Oktober tahun sebelumnya, UNIFIL melaporkan salah satu anggotanya terluka akibat granat Israel yang dijatuhkan di dekat posisi PBB di wilayah selatan.

“Serangan terhadap atau di dekat penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap Resolusi Dewan Keamanan (PBB) 1701,” jelas UNIFIL, merujuk pada dasar gencatan senjata November 2024. Mereka kembali menegaskan, “Kami menyerukan kepada IDF untuk menghentikan perilaku agresif dan serangan terhadap atau di dekat penjaga perdamaian yang bekerja untuk membangun kembali stabilitas di sepanjang Garis Biru (perbatasan Israel-Lebanon).” urainya.

Situasi Keamanan di Sepanjang Garis Biru

Laporan terbaru mengenai penembakan terhadap konvoi UNIFIL kembali menegaskan rapuhnya situasi keamanan di sepanjang Garis Biru, area yang selama ini menjadi titik sensitif hubungan Israel–Lebanon. Meski patroli penjaga perdamaian telah diberitahukan kepada militer Israel sebelumnya, insiden tembakan dari tank Merkava menunjukkan bahwa potensi salah identifikasi maupun eskalasi lokal masih terus terjadi.

UNIFIL menegaskan bahwa tidak ada korban terluka dalam kejadian tersebut, namun catatan serangan serupa pada bulan lalu dan insiden granat pada Oktober tahun sebelumnya memperlihatkan pola berulang yang menjadi perhatian serius.

BACA JUGA: Eks Menkeu Sri Mulyani Akan Jadi Pengajar di Oxford

Pernyataan UNIFIL yang menyebut serangan terhadap atau di dekat penjaga perdamaian sebagai pelanggaran berat terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701 menempatkan insiden ini sebagai bagian dari isu yang lebih luas terkait kepatuhan terhadap gencatan senjata.

Seruan mereka kepada IDF untuk menghentikan tindakan agresif menyoroti urgensi menjaga stabilitas di wilayah perbatasan, terutama mengingat peran UNIFIL sebagai penyangga antara Israel, Lebanon, dan kelompok Hizbullah. Dengan kondisi yang kerap memanas, setiap insiden semacam ini berpotensi mengganggu upaya mempertahankan ketenangan di kawasan tersebut.

Laporan UNIFIL menjadi pengingat bahwa keamanan di selatan Lebanon masih membutuhkan pengawasan ketat dan koordinasi yang konsisten di antara pihak-pihak terkait.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like