NarayaPost – Jelang akhir tahun, sejumlah komoditas pangan strategis tercatat mengalami tren penurunan harga. Komoditas tersebut meliputi berbagai jenis cabai, telur ayam ras, hingga daging sapi, dengan kecenderungan penurunan yang terjadi secara nasional.
Berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) per Minggu (21/12) pukul 08.15 WIB, harga cabai menunjukkan penurunan di hampir seluruh jenis. Cabai merah keriting tercatat turun Rp 4.336 atau 7,56 persen menjadi Rp 53.033 per kilogram. Sementara itu, harga cabai merah besar mengalami penurunan lebih dalam, yakni Rp 11.872 atau 22,79 persen ke level Rp 40.222 per kilogram. Adapun harga cabai rawit merah turun Rp 5.017 atau 7,49 persen menjadi Rp 61.991 per kilogram.
Penurunan harga juga terjadi pada komoditas protein hewani. Secara rata-rata nasional, harga telur ayam ras turun sekitar Rp 803 atau 2,53 persen menjadi Rp 30.960 per kilogram. Harga daging sapi murni turut mengalami koreksi, dengan penurunan sebesar Rp 501 atau 0,37 persen sehingga berada di level Rp 134.831 per kilogram.
BACA JUGA: Amerika Ingin Ubah Gaza Jadi Resor Futuristik
Komoditas hortikultura lainnya, yakni bawang merah dan bawang putih, juga mencatatkan tren penurunan harga. Harga bawang merah turun Rp 5.127 atau 10,59 persen menjadi Rp 43.294 per kilogram. Sementara itu, harga bawang putih turun Rp 2.945 atau 7,70 persen menjadi Rp 35.317 per kilogram.
Di sektor beras, harga rata-rata nasional beras premium mengalami penurunan sebesar 2,54 persen atau Rp 396 menjadi Rp 15.214 per kilogram. Harga beras medium juga tercatat menurun 2,75 persen atau Rp 374 sehingga berada di angka Rp 13.222 per kilogram.
Berbeda dengan mayoritas komoditas lainnya, harga daging ayam ras justru menunjukkan tren kenaikan. Rata-rata nasional harga daging ayam ras naik Rp 137 atau 0,34 persen dan kini berada di level Rp 40.399 per kilogram.
Pergerakan harga pangan nasional jelang akhir tahun menunjukkan kecenderungan yang relatif terkendali, dengan mayoritas komoditas strategis berada dalam tren penurunan. Data panel harga Badan Pangan Nasional mencatat bahwa penurunan tersebut terjadi secara merata pada komoditas hortikultura, protein hewani tertentu, hingga beras, yang selama ini menjadi komoditas utama dalam konsumsi rumah tangga.
Penurunan harga paling signifikan terlihat pada komoditas cabai, baik cabai merah keriting, cabai merah besar, maupun cabai rawit merah. Koreksi harga juga terjadi pada bawang merah dan bawang putih, yang turut memperkuat sinyal stabilisasi harga pangan di tingkat konsumen. Di sisi lain, harga telur ayam ras dan daging sapi murni tercatat mengalami penurunan meski dalam persentase yang lebih terbatas, menunjukkan adanya perbaikan pada sisi pasokan atau distribusi menjelang akhir tahun.
BACA JUGA: Kayu Terbawa Banjir Harus Segera Dimanfaatkan Atau Dibuang
Pada komoditas beras, baik beras premium maupun beras medium, tren penurunan harga rata-rata nasional turut tercatat. Penurunan ini menjadi perhatian mengingat beras merupakan komoditas dengan kontribusi besar terhadap pengeluaran rumah tangga. Koreksi harga beras di tingkat nasional mengindikasikan bahwa pasokan relatif mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.
Namun demikian, tidak seluruh komoditas bergerak searah. Harga daging ayam ras justru mengalami kenaikan tipis secara nasional. Meski kenaikannya relatif kecil dibandingkan fluktuasi komoditas lain, pergerakan ini menunjukkan adanya dinamika harga yang berbeda pada sektor unggas dibandingkan komoditas pangan lainnya.
Secara keseluruhan, perkembangan harga pangan menjelang penutupan tahun mencerminkan kondisi yang relatif stabil, dengan dominasi tren penurunan pada sebagian besar komoditas utama. Data ini memberikan gambaran terkini mengenai situasi harga pangan nasional, sekaligus menjadi rujukan bagi pemantauan lanjutan terhadap ketersediaan dan keterjangkauan pangan di berbagai daerah.