NarayaPost – Persib Bandung berhasil menutup putaran pertama Super League 2025/26 dengan status sebagai pemuncak klasemen sementara. Pencapaian ini menjadi modal penting bagi Maung Bandung untuk melanjutkan tren positif sekaligus menjaga peluang meraih gelar juara ketiga secara beruntun di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Konsistensi permainan, kekompakan tim, serta dukungan penuh dari Bobotoh menjadi faktor utama di balik performa impresif Persib sepanjang paruh musim.
Kepastian Persib menjadi juara paruh musim diraih setelah kemenangan krusial atas rival klasik, Persija Jakarta. Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Minggu (11/1), Persib sukses menang tipis 1-0 dalam laga sarat tensi tersebut.
BACA JUGA: Tiga Kerja Sama Ekonomi RI Segera Dilakukan Melalui Menlu
Hasil ini membuat Persib mengoleksi poin tertinggi di klasemen sementara, meski jaraknya dengan pesaing terdekat masih sangat ketat. Hingga akhir putaran pertama, Persib hanya unggul satu poin dari Borneo FC yang terus menempel di posisi kedua.
Persaingan ketat di papan atas menunjukkan bahwa perburuan gelar musim ini tidak akan berjalan mudah. Meski berada di puncak klasemen, Persib tidak memiliki ruang untuk lengah. Setiap pertandingan di putaran kedua akan menjadi penentu, terutama menghadapi tim-tim yang masih berambisi merebut posisi teratas. Oleh karena itu, hasil positif di paruh musim harus dijadikan pijakan untuk menjaga fokus dan disiplin hingga kompetisi berakhir.
Optimisme pun datang dari dalam skuad Persib. Salah satu pemain muda andalan, Kakang Rudianto, menyampaikan rasa syukurnya atas kemenangan di laga terakhir paruh musim. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh tim sepanjang putaran pertama. Ia berharap tren positif ini bisa terus berlanjut dan menjadi bekal penting dalam menghadapi pertandingan-pertandingan selanjutnya.
Kakang juga menegaskan bahwa pengalaman musim lalu menjadi motivasi tambahan bagi Persib. Pada musim sebelumnya, Persib juga menutup paruh musim dengan status juara sementara dan mampu mempertahankan performa hingga akhirnya keluar sebagai juara di akhir kompetisi.
Dengan kondisi yang relatif serupa, ia berharap Persib bisa kembali mengukir prestasi terbaik dan mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara ketiga secara beruntun.
BACA JUGA: 2025 Dinobatkan Jadi Tahun Terpanas Ketiga
Meski demikian, tantangan ke depan tidak ringan. Putaran kedua Super League 2025/26 dipastikan akan berjalan lebih kompetitif, karena setiap tim telah melakukan evaluasi dan berupaya memperbaiki kelemahan. Persib dituntut untuk tetap konsisten, menjaga kebugaran pemain, serta mengelola tekanan sebagai tim yang berada di puncak klasemen. Kedalaman skuad dan rotasi pemain juga akan menjadi faktor penting agar performa tetap stabil hingga akhir musim.
Dalam laga terdekat, Persib dijadwalkan menjamu PSBS Biak pada lanjutan pekan Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (25/1) malam WIB. Pertandingan ini menjadi ujian awal Persib di putaran kedua. Tiga poin menjadi target utama agar posisi Persib di puncak klasemen tetap aman dan tidak tergeser oleh para pesaing.
Dengan dukungan penuh suporter dan kepercayaan diri tinggi usai menutup paruh musim sebagai pemimpin klasemen, Persib memiliki peluang besar untuk kembali berjaya. Namun, konsistensi, kerja keras, dan kerendahan hati akan menjadi kunci utama jika Maung Bandung ingin benar-benar mewujudkan ambisi meraih gelar juara Super League 2025/26.