Prabowo Minta UI Tembus Top 100 Universitas Dunia

750 x 100 AD PLACEMENT
NarayaPost – Universitas Indonesia (UI) merayakan Dies Natalis ke-76 pada Senin (2/2/2026). Dalam perayaan tersebut, Prof Heri Hermansyah selaku Rektor UI mengatakan ada pekerjaan rumah untuk UI dari Presiden Prabowo Subianto.

Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan target ambisius bagi pendidikan tinggi Indonesia, khususnya bagi Universitas Indonesia (UI), agar mampu menembus peringkat Top 100 universitas terbaik dunia. Pernyataan ini disampaikan dalam sebuah video orasi ilmiah yang ditayangkan pada perayaan Dies Natalis ke-76 Universitas Indonesia di Balai Sidang UI, Depok, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Dalam video itu, Prabowo menyampaikan apresiasi atas pencapaian UI sebagai universitas Indonesia pertama yang berhasil masuk dalam peringkat Top 200 QS World University Rankings 2026. Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah dan sekaligus momentum untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional di panggung global.

BACA JUGA : Iuran Rp17 Triliun Dewan Perdamaian, Cuan Bunuh Kemanusiaan

“Kita berterima kasih, mengucapkan selamat untuk pertama kalinya Universitas Indonesia tembus top 200 QS ranking,” ucap Prabowo dalam video tersebut.

Tak hanya itu, Prabowo juga memberikan request agar UI bisa menembus top 100 kampus terbaik dunia.

“Tapi Mendiktisaintek, Wamen, saya minta top 100,” ujar Prabowo.

Usai menayangkan video tersebut, Heri menegaskan UI mendapat pekerjaan rumah bersama untuk mengejar UI menuju peringkat top 100 erguruan tinggi terbaik dunia. Untuk mewujudkan target tersebut, UI akan meningkatkan kualitas dan tata kelola.

“Seperti yang Bapak-Ibu sudah dengarkan, kita mendapatkan pekerjaan rumah bersama, yaitu bersama-sama mari kita melalui masuk ke peringkat 100 universitas dunia,” ujar Heri.

UI sendiri menyambut target ini sebagai pekerjaan rumah yang harus ditanggapi serius. Rektor UI, Prof. Heri Hermansyah, menegaskan bahwa strategi peningkatan perlu dilakukan secara terstruktur, termasuk lewat upaya penguatan riset, perluasan kerja sama internasional, dan pengembangan program akademik yang relevan dengan kebutuhan global.

Heri memaparkan saat ini UI sudah memiliki lebih dari 400 kompleks laboratorium. Tak hanya itu, lebih dari Rp 8 miliar dana riset telah digelontorkan.

Kolaborasi riset internal dan eksternal UI disebut menghasilkan 1.000 lebih kekayaan intelektual, 46 kontrak lisensi, dan nilai royalti.

“Kita dapatkan terbukti nyata peningkatan kualitas inovasi UI yang siap dihilirisasi dan memberi nilai tambah,” tegas Heri.

Ia merinci, hingga saat ini, UI telah menjalin kerja sama double degree dengan 33 universitas mitra yang masuk dari jajaran 100 ke atas dunia. Kemudian ada 215 universitas lainnya yang telah menjalin exchange program.

BACA JUGA : Siaga Hadapi AS, Jenderal Iran: Jari Kami Sudah di Pelatuk

“Melalui program-program ini, kita tidak hanya mengeluarkan nama Universitas Indonesia, tetapi juga membawa nama bangsa kita tercinta ini untuk terus berkibat di kancah internasional,” tuturnya.

Sebanyak 22 program studi telah disiapkan untuk akreditasi internasional dan siap menerima mahasiswa global.

Rektor UI menegaskan, UI berkomitmen dalam menjadi universitas yang siap berkontribusi bagi Indonesia.

“Capaian ini menegaskan komitmen UI sebagai universitas sistem yang unggul dengan inovasi sebagai kontribusi nyata bagi Indonesia,” tegas Heri.

Pencapaian UI masuk Top 200 dunia dan target baru menuju Top 100 merupakan sebuah pencapaian signifikan bagi sistem pendidikan tinggi di Indonesia. Hal ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi Indonesia mampu bersaing di level global dan menarik perhatian dunia terhadap kualitas pendidikan yang ada di tanah air.

Presiden Prabowo melihat bahwa dengan pencapaian ini, Indonesia bisa menjadi center of excellence pendidikan di kawasan Asia Tenggara, bahkan di tingkat global. Target Top 100 tersebut sekaligus menjadi tolak ukur baru untuk pendidikan tinggi Indonesia sebuah tantangan yang harus dijawab oleh kampus, pemerintah, dan komunitas akademik secara terintegrasi.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like