NarayaPost – Amerika Serikat (AS) bakal memulai negosiasi dengan Kanada, terkait kompensasi proyek jembatan yang menghubungkan Ontario dan Michigan.
Presiden AS Donald Trump memperingatkan, Washington tidak akan mengizinkan jembatan tersebut dibuka tanpa kompensasi yang adil.
“Seperti yang semua orang ketahui, Negara Kanada telah memperlakukan Amerika Serikat dengan sangat tidak adil selama beberapa dekade.”
“Sekarang, keadaan sedang berbalik untuk AS, dan cepat!” Tulis Trump di Truth Social, Selasa (10/2/2026).
Trump mengatakan Kanada sedang membangun jembatan raksasa antara Ontario dan Michigan, dan menuding proyek itu dibangun dengan hampir tanpa material dari AS.
Ia menyalahkan pengecualian yang diberikan oleh pemerintahan AS sebelumnya.
BACA JUGA: Trump Kini Pilih-pilih Sekutu dalam Menjual Senjata
“Presiden Barack Hussein Obama dengan bodohnya memberi mereka pengecualian, sehingga mereka bisa menghindari UUBuy American, dan tidak menggunakan produk Amerika apa pun, termasuk baja kita,” ucap Trump.
Setelah membuat jembatan tanpa material AS, lanjut Trump, Kanada kini meminta izin membuka jembatan tersebut tanpa menawarkan imbalan apa pun.
“Apa yang didapat Amerika Serikat — Sama sekali tidak ada!” Tegasnya.
Ia memperingatkan proyek tersebut tidak akan dapat dilanjutkan, kecuali tuntutan Washington dipenuhi.
“Saya tidak akan mengizinkan jembatan ini dibuka, sampai Amerika Serikat mendapatkan kompensasi penuh atas semua yang telah kami berikan.”
“Dan yang juga penting, sampai Kanada memperlakukan Amerika Serikat dengan keadilan dan rasa hormat yang layak kami terima,” imbuhnya.
Trump mengumumkan pembicaraan dengan Ottawa akan kembali dimulai segera mungkin.
Ia juga mengkritik kebijakan perdagangan Kanada, termasuk tarif produk susu yang menurutnya selama bertahun-tahun tidak dapat diterima, dan telah menempatkan para petani AS pada risiko keuangan yang besar.
Ia juga mengeklaim Ontario membatasi produk alkohol asal AS.
Menurutnya, provinsi tersebut bahkan tidak mau menaruh minuman beralkohol, minuman keras, dan produk alkohol lainnya dari AS di rak mereka.
Trump juga memperingatkan Kanada agar tidak mempererat hubungan dengan Cina, dengan menyatakan Perdana Menteri Mark Carney ingin membuat kesepakatan dengan Cina, yang akan melahap Kanada habis-habisan.
Trump juga berpendapat Amerika Serikat seharusnya memiliki setidaknya setengah dari aset atas proyek jembatan tersebut, dengan alasan pendapatan yang sangat besar yang dihasilkan dari akses ke pasar AS.
Beroperasi Akhir 2026
Trump sebelumnya menyarankan Kanada menjadi negara bagian ke-51 AS.
Gordie Howe International Bridge yang saat ini masih dalam tahap pembangunan, menghubungkan Provinsi Ontario di Kanada dengan Negara Bagian Michigan di AS.
Pembangunan jembatan senilai USD 4,7 miliar itu dimulai pada tahun 2018, dan dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir tahun ini.
Jembatan tersebut dinamai Gordie Howe, legenda National Hockey League (NHL) kelahiran Kanada yang telah meninggal dunia.
Pemerintah AS sebelumnya mengancam akan memberlakukan tarif sebesar 100 persen terhadap Kanada, menyusul kunjungan Carney ke Beijing bulan lalu, yang menghasilkan kesepakatan dagang awal dengan Cina.
Dalam pernyataan lainnya, Trump kembali mengulang klaim kontroversial, Cina akan menghentikan seluruh aktivitas olahraga hoki es di Kanada.
BACA JUGA: Trump Ingin Perjanjian Baru Soal Nuklir, Minta Cina Ikut
Trump dan Kanada telah beberapa kali terlibat perselisihan dagang sejak ia kembali menjabat sebagai presiden pada Januari 2025.
Ia sebelumnya sempat menyerukan agar AS mencaplok Kanada, meskipun dalam beberapa bulan terakhir klaim tersebut jarang ia ulangi.
Sementara, Carney memperingatkan dalam forum Davos bulan lalu, sistem tata kelola global yang dipimpin AS tengah mengalami keretakan.
Pernyataan tersebut dipandang sebagai sindiran terhadap kebijakan disruptif Trump, sekaligus seruan agar negara-negara dengan kekuatan menengah membentuk kerja sama yang lebih erat. (*)