Kopdes Merah Putih Bisa Bantu Turunkan Inflasi, Bagaimana?

Presiden Prabowo sedang meninjau Koperasi Desa Merah Putih bersama jajarannya. Dok. Presiden RI.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono mengungkapkan bahwa keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) diharapkan mampu berperan penting dalam membantu pengendalian inflasi sekaligus menekan biaya hidup masyarakat. Melalui aktivitas distribusi dan penjualan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dan terjangkau, koperasi ini dinilai dapat menjadi solusi konkret dalam menjaga stabilitas harga di tingkat akar rumput.

Pernyataan tersebut disampaikan Ferry di sela acara Rapat Pimpinan Polri yang digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Jakarta Timur, Rabu (11/2). Ia menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih dirancang tidak hanya sebagai entitas ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen sosial yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat desa dan kelurahan.

“Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini nanti keberadaan dan aktivitasnya akan bisa membantu pengendalian inflasi dan termasuk juga untuk menekan biaya hidup. Koperasi akan mendistribusikan atau menjual barang dengan harga yang murah dan terjangkau,” ujar Ferry. Menurutnya, koperasi dapat memotong rantai distribusi yang panjang, sehingga harga barang di tingkat konsumen menjadi lebih rendah.

BACA JUGA: Stok Pangan hingga Lebaran Surplus, Ini Kata Mentan

Kopdes Merah Putih Sebagai Penyerap Utama Masyarakat Desa

Ferry menjelaskan, Kopdes Merah Putih akan berfungsi sebagai penyerap utama hasil produksi masyarakat desa. Produk-produk pertanian, peternakan, perikanan, maupun usaha mikro lainnya akan ditampung oleh koperasi untuk kemudian dipasarkan kembali kepada masyarakat. Dengan mekanisme tersebut, produsen desa mendapatkan kepastian pasar, sementara konsumen memperoleh harga yang lebih stabil.

“Koperasi ini akan menjadi off taker dari seluruh hasil produk masyarakat, khususnya masyarakat desa. Ini akan berguna untuk menjaga inflasi dan sekaligus menempatkan koperasi sebagai instrumen paling bawah dalam penyaluran berbagai program pemerintah,” tutur Ferry. Ia menilai pendekatan ini dapat memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan efektivitas kebijakan pemerintah di lapangan.

Lebih lanjut, Ferry menyebut Kopdes Merah Putih akan menjadi kanal utama dalam penyaluran program-program pemerintah, baik yang bersifat subsidi maupun pemberian manfaat langsung kepada masyarakat. Dengan menempatkan koperasi sebagai ujung tombak, pemerintah berharap distribusi bantuan dapat lebih tepat sasaran, transparan, dan efisien.

Soroti Soal Penyaluran Bantuan Sosial

Dalam kesempatan yang sama, Ferry juga menyoroti persoalan penyaluran bantuan sosial yang belakangan kerap menjadi perhatian publik. Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Sosial untuk mendorong penerima bantuan sosial agar bergabung sebagai anggota Kopdes Merah Putih. Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima bantuan.

“Besok kami juga bersama Pak Menteri Sosial akan mendorong secara bertahap para penerima manfaat BLT, bansos, PKH, dan bantuan pangan non-tunai untuk menjadi anggota Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih,” kata Ferry. Menurutnya, keanggotaan koperasi dapat menjadi pintu masuk bagi penerima bantuan untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kapasitas ekonomi mereka.

BACA JUGA: Jelang Ramadhan, Bahlil Ungkap Stok BBM-LPG Aman!

Harap Kopdes Bisa Tingkatkan Status Ekonomi Masyarakat

Ferry berharap, dengan bergabung dalam koperasi, para penerima bantuan sosial tidak hanya bergantung pada bantuan pemerintah, tetapi secara bertahap dapat meningkatkan status ekonomi dan kesejahteraan mereka. Koperasi diharapkan menjadi wadah pembelajaran, produksi, dan distribusi yang berkelanjutan.

“Harapannya mereka bisa naik status dan tingkat kesejahteraannya. Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini bukan hanya entitas bisnis, tetapi juga instrumen pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Melalui penguatan Kopdes Merah Putih, pemerintah optimistis peran koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional dapat kembali diperkuat. Selain membantu menekan inflasi dan biaya hidup, koperasi ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan merata hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like