NarayaPost – Java Jazz Festival datang lagi!
myBCA International Java Jazz Festival 2026 bakal menghadirkan 10 panggung megah yang tersebar di area Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, lokasi baru penyelenggaraan festival.
Digelar oleh Java Festival Production, festival ini akan berlangsung pada tanggal 29, 30, dan 31 Mei 2026.
Perpindahan ke NICE PIK 2 menandai babak baru perjalanan festival, dengan area yang lebih luas dan fasilitas yang semakin mendukung pengalaman menonton festival kelas dunia.
Setiap panggung akan menawarkan karakter dan kurasi musikal yang berbeda, menampilkan spektrum jazz dan turunannya dalam berbagai warna dan eksplorasi genre musik.
Pengunjung dapat menikmati penampilan musisi favorit mereka dalam suasana yang nyaman, modern, dan dirancang untuk memberikan pengalaman festival yang lebih imersif.
Dari jajaran internasional, nama Ella Mai, penyanyi R&B peraih Grammy Award, akan menjadi bagian dari jajaran penampil tahun ini.
Terkenal dengan lagu-lagu hits global seperti “Boo’d Up” dan “Trip,” Ella Mai meraih pengakuan internasional
karena mendefinisikan ulang R&B modern dengan sentuhan emosional yang tak lekang oleh waktu.
Kehadirannya di festival ini mencerminkan komitmen berkelanjutan festival untuk menghadirkan artis-artis yang menjembatani generasi, genre, dan budaya.
Hadir pula Jenevieve, sosok rising star dengan nuansa R&B modern yang sensual dan atmosferik.
aron! dengan suara yang halus dan ekspresif, melodi yang menarik, irama yang menghentak, serta lirik yang terasa personal namun dapat dipahami secara universal, juga bakal menghidupkan myBCA International Java Jazz Festival 2026.
Dari Brasil, ada João Sabiá yang dikenal karena suaranya yang hangat dan lirik puitisnya, memadukan MPB, samba, bossa nova, dan pop kontemporer.
BACA JUGA: Menteri Hukum Ungkap Pendengar Musik Tak Bayar Royalti
Terinspirasi oleh tradisi musik Brasil yang kaya, ia membawa keanggunan penulisan lagu klasik Brasil ke dalam suara modern.
Musiknya intim dan melodis, sering kali berpusat pada gitar akustik, ritme lembut, dan penceritaan yang menyentuh hati.
Tak ketinggalan, energi big band yang megah dari Australia, Harbourside Jazz, akan melengkapi spektrum musikal dengan aransemen dinamis dan permainan brass yang powerful.
Ada juga Frank McComb, penyanyi soul, penulis lagu, dan pemain kibor yang dikenal dengan suara baritonnya yang merdu dan perpaduan apik antara soul, jazz, funk, dan R&B.
Camerata Florianopolis, orkestra Brasil yang terkenal karena pendekatan inovatifnya terhadap musik klasik dan populer, pun hadir.
Ansambel ini dikenal karena memadukan aransemen simfoni dengan beragam genre seperti rock, pop, samba, dan musik populer Brasil, menciptakan produksi berkualitas tinggi yang kuat, yang menggabungkan kecanggihan orkestra dengan energi kontemporer.
BACA JUGA: Sejumlah PO Bus Pilih Tak Putar Musik Imbas Polemik Royalti
Kevin Powell & Company, proyek musik yang dipimpin oleh Kevin Powell, menghadirkan perpaduan gospel, jazz, dan soul dalam penampilan live yang energik.
Kevin Powell adalah kibordis asal Hartford, Connecticut, yang dikenal melalui permainan kibor yang ekspresif di
berbagai panggung internasional.
Dari panggung Indonesia, deretan nama tak kalah istimewa turut memperkuat lineup kedua ini.
Wijaya 80, The Groove feat Tiara Effendy, dan Rafi Sudirman feat Rara Sudirman, akan menyuguhkan pertunjukan yang enerjik.
Kolaborasi spesial antara Barsena Bestandhi dan Nadhif Basalamah menjanjikan momen emosional dengan vokal yang kuat dan karakter berbeda, namun saling melengkapi.
Jo Soegono, Yongkeys & His Playground feat Dario Brass Band, serta Matthew Sayersz & Marclesia Karim juga akan turut meramaikan panggung myBCA International Java Jazz Festival.
Tak ketinggalan, salah satu band paling konsisten dan dicintai lintas generasi, Maliq & D’Essentials, akan memberikan penampilan istimewa yang memadukan groove, harmoni, dan aransemen khas mereka.
Festival ini juga bakal menghadirkan deretan musisi internasional dan nasional ternama.
Peraih 8 Grammy Awards Jon Batiste, akan tampil sebagai Special Show pada 29 Mei 2026.
Special Show lainnya akan diisi oleh wave to earth pada 30 Mei 2026.
Lineup internasional lainnya dirancang untuk mempertemukan musisi baru dan legendaris seperti Dave
Koz & the Summer Horns (Amerika), Lisa Simone (Amerika), Thee Sacred Soul (Amerika), Close Counters (Australia), Billyrrom (Jepang), Niko Niko Tan Tan (Jepang), Citrus Sun (Inggris), Justin Lee Schultz (Amerika), JustKing Jones (Amerika), Yufu (Taiwan), Earth, Wind & Fire by Al McKay (Amerika), dan Incognito (Inggris).
Dari Indonesia, Slank, RAN, Bilal Indrajaya, dan Ziva Magnolya turut meramaikan fase pertama.
Dengan kombinasi penyanyi legendaris, bintang internasional, hingga musisi nasional yang tengah bersinar, pengumuman lineup kedua ini semakin mempertegas perayaan musik tahun ini akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Babak Baru
Selama lebih dari dua dekade, Java Festival Production tumbuh bersama para musisi, partner, dan penikmat musik lintas generasi.
Di tahun ke-21 ini, myBCA International Java Jazz Festival 2026 membuka babak baru dengan semangat yang lebih segar, lokasi baru NICE PIK 2 yang lebih dekat dengan akses internasional, serta komitmen menghadirkan pengalaman festival berkelas dunia yang lebih luas.
“Yang berbeda pada tahun ini, selain dari pertunjukan musik, kami juga akan menghadirkan karya seni dari beberapa seniman Indonesia.”
“Kami berharap festival ini dapat menjangkau generasi yang lebih beragam sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah industri musik global,” kata Dewi Gontha, Direktur Utama PT Java Festival Production, lewat keterangan tertulis, dikutip pada Rabu (8/4/2026).
Tiket myBCA International Java Jazz Festival 2026 telah tersedia dan dapat dibeli melalui situs resmi www.javajazzfestival.com.
Informasi terbaru dapat diikuti melalui kanal media sosial resmi @javajazzfest dan @javafestpro. (*)