NarayaPost – Menjelang perhelatan penting yang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 Januari 2026 di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mengumumkan rangkaian agenda utama Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 partai.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa Rakernas kali ini akan menjadi momentum penting bagi PDIP untuk mempertegas posisinya sebagai partai penyeimbang dalam dinamika politik nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Hasto menegaskan bahwa peran PDIP bukan sekadar sebagai organisasi politik yang aktif, tetapi juga sebagai kekuatan yang mendukung kerja nyata di tengah rakyat, terutama dalam konteks kemanusiaan, keadilan sosial, serta keberpihakan kepada rakyat di berbagai kondisi. Pernyataan itu sekaligus menjadi inti dari agenda Rakernas PDIP di Ancol yang dirancang untuk menguatkan posisi partai dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa.
BACA JUGA : Daftar 66 Organisasi Internasional yang Ditinggal Pergi Amerika
Rakernas PDIP di Ancol kali ini mengusung tema besar “Satyam Eva Jayate” yang diambil dari bahasa Sanskerta, yang berarti “Kebenaran akan Menang”, dengan sub-tema “Di Sanalah Aku Berdiri, untuk Selama-lamanya.” Menurut Hasto, tema tersebut bukan sekadar slogan semata, melainkan cerminan komitmen ideologis partai berdasarkan konsistensi ideologi Pancasila dan semangat perjuangan bangsa.
Salah satu porsi pembahasan yang akan menjadi inti dari Rakernas PDIP di Ancol adalah penegasan peran sebagai partai penyeimbang. Hasto menyampaikan bahwa PDIP ingin berada dalam posisi yang mampu menyeimbangkan berbagai dinamika politik dan kebijakan pemerintahan tanpa kehilangan jati diri kerakyatan. Pernyataan ini dilontarkan di tengah beberapa isu strategis nasional, termasuk tantangan terhadap pragmatisme politik dan perubahan kondisi sosial ekonomi.
“Keteguhan terhadap posisi ‘di sanalah aku berdiri’ juga menggambarkan kesetiaan pada jalan kerakyatan di tengah godaan pragmatisme politik,” lanjut Hasto.
Rakernas 10-12 Januari 2026 rencananya dihadiri pengurus pusat partai dan pengurus daerah (ketua, sekretaris dan bendahara) tingkat provinsi/kabupaten/kota. Perayaan HUT ini juga bakal dihadiri anggota DPR RI Fraksi PDIP, DPRD provinsi, kabupaten atau kota, serta kepala daerah dari PDIP.
“Di dalam Rakernas ini akan dibahas sikap politik, termasuk jawaban Partai atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakan hukum, hingga program internal Partai dan tanggung jawab kerakyatan Partai,” imbuhnya.
Rakernas diharapkan dapat merumuskan langkah strategis partai dalam menghadapi dinamika politik nasional, termasuk memberikan jawaban praktis dan strategis terhadap berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat luas.