Citi PHK 1.000 Karyawan dalam Restrukturisasi Global

750 x 100 AD PLACEMENT
NarayaPost – Citi PHK 1.000 karyawan dalam langkah terbaru restrukturisasi global yang akan dilakukan oleh Citigroup pekan ini, salah satu bank terbesar di dunia. Keputusan ini diumumkan sebagai bagian dari strategi jangka panjang yang bertujuan menyederhanakan struktur organisasi, meningkatkan efisiensi operasional, serta menyesuaikan kebutuhan bisnis dengan kondisi ekonomi yang terus berubah.
Mengutip Reuters, Selasa (13/1/2026), PHK ini adalah bagian dari rencana besar Citi yang diumumkan dua tahun lalu, yakni memangkas total 20.000 pegawai hingga akhir 2026. Berdasarkan laporan tahunan terakhir, per 31 Desember 2024 Citi punya sekitar 229.000 karyawan tetap di seluruh dunia.

BACA JUGA : Sekolah Rakyat: Hapus Kemiskinan Atau Diskriminasi Pendidikan?

Manajemen Citi tidak merinci berapa jumlah pasti pegawai yang akan terkena pemangkasan. Namun, dalam pernyataan resminya, bank asal New York itu memastikan proses perampingan karyawan akan berlanjut hingga 2026.

“Perubahan ini mencerminkan penyesuaian yang kami lakukan agar jumlah karyawan, lokasi, dan keahlian yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan bisnis saat ini,” ujar juru bicara perusahaan.

Alasan Citi PHK Karyawan

Sejak menjabat sebagai CEO pada 2021, Jane Fraser memang sedang membenahi kinerja Citi agar tidak tertinggal dari para pesaingnya. Pada akhir 2023, ia membuat rencana untuk mendongkrak laba, merampingkan operasional, serta memperbaiki masalah lama terkait tata kelola data dan manajemen risiko.
Bank raksasa Citigroup telah lama berada di bawah tekanan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar keuangan internasional yang semakin kompetitif. Krisis ekonomi, perubahan perilaku konsumen, serta persaingan teknologi finansial telah memaksa bank–bank besar untuk memikirkan kembali struktur operasi mereka. Citi tidak terkecuali: selain melakukan pemangkasan tenaga kerja, pihak manajemen juga mengalihkan fokus pada divisi yang dianggap pertumbuhan utamanya dan menyingkirkan bagian yang kurang menguntungkan.
Langkah restrukturisasi ini tidak hanya mencakup pemutusan hubungan kerja, tetapi juga penataan ulang organisasi yang lebih efisien. Citi akan terus mengurangi staf selama dua tahun ke depan sebagai bagian dari target awalnya untuk memperkecil total tenaga kerja secara global. Rencana tersebut mencakup pengurangan biaya dan penyederhanaan proses bisnis demi menaikkan daya saing di dunia yang semakin terhubung dan digital.

BACA JUGA : Insiden Ancaman Kematian pada Pemain Persib Jadi Sorotan

Restrukturisasi ini memicu gelombang keluar-masuk pejabat di sejumlah divisi, termasuk unit wealth management dan teknologi. Terbaru, Gonzalo Luchetti ditunjuk menjadi direktur keuangan (CFO), menggantikan Mark Mason.

Di Amerika Serikat, jaringan ritel Citi juga relatif lebih kecil dibanding bank-bank besar lainnya, dengan sekitar 650 cabang yang terkonsentrasi di enam wilayah metropolitan utama. Citi dijadwalkan merilis laporan kinerja kuartal IV pada Rabu pekan ini.

Langkah restrukturisasi yang dilakukan oleh Citigroup pada awal 2026 ini menjadi salah satu contoh perubahan besar yang tengah berlangsung di sektor jasa keuangan global. Perkembangan ini mendorong bank-bank lain untuk mengevaluasi strategi tenaga kerja mereka, terutama di tengah transformasi digital yang terus meningkat. Bagaimanapun juga, langkah seperti Citi PHK 1.000 karyawan menjadi cermin bahwa sektor perbankan global terus mengalami periode adaptasi, di mana perubahan organisasi dan teknologi berjalan seiring, dan pekerja menjadi bagian sentral dari proses transformasi tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan jasa keuangan telah mengurangi tenaga kerja di divisi tradisional sambil memperkuat unit teknologi dan digital. Perubahan ini terkait dengan adopsi teknologi baru yang memungkinkan proses yang lebih cepat dan hemat biaya, namun sekaligus mengubah permintaan tenaga kerja di sektor tertentu.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like