NarayaPost — Harga emas Antam tembus Rp 2,9 juta per gram, mencetak rekor baru dalam perdagangan emas batangan di Indonesia. Tren kenaikan harga emas ini kembali menarik perhatian pelaku pasar, investor ritel, hingga para ahli ekonomi karena dipengaruhi oleh serangkaian sentimen global dan lokal yang saling berkaitan. Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dilaporkan melonjak ke kisaran Rp 2.917.000 per gram pada perdagangan terbaru, menjadikannya salah satu level tertinggi dalam sejarah emas batangan di pasar Indonesia.
Jika ditarik dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di rentang Rp 2.705.000 – 2.917.000 per gram. Sedangkan dalam sebulan terakhir, harga emas juga menguat di rentang Rp 2.488.000-2.917.000 per gram.
Beberapa faktor mendasar menjadi pendorong utama lonjakan harga emas Antam:
1. Reli Harga Emas Dunia
Harga emas dunia sedang berada dalam tren naik yang kuat. Pemantauan pasar menunjukkan harga spot emas global bergerak dekat atau bahkan menembus level psikologis tinggi, didukung oleh aksi pembelian besar-besaran dari investor institusi maupun bank sentral berbagai negara yang mencari perlindungan terhadap risiko pasar. Ketika harga emas dunia menguat, harga emas lokal seperti Antam otomatis ikut terdorong ke atas.
2. Permintaan Investor untuk Aset Aman
Emas dikenal sebagai aset safe haven, yaitu instrumen investasi yang cenderung menguat saat pasar saham atau ekonomi global mengalami ketidakpastian. Ketegangan geopolitik, ketidakpastian kebijakan moneter global, serta kekhawatiran perlambatan ekonomi memicu investor berpindah ke emas sebagai perlindungan modal. Situasi seperti ini turut memperkuat permintaan terhadap emas fisik, sehingga mendorong kenaikan harga emas.
3. Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
Selain itu, fluktuasi nilai tukar mata uang juga memengaruhi harga emas dalam denominasi rupiah. Saat rupiah melemah terhadap dolar AS dan mata uang global lainnya, harga emas dalam rupiah cenderung naik karena biaya impor dan valuasi aset global berpengaruh terhadap harga lokal. Faktor mata uang ini ikut memperkuat momentum kenaikan harga emas.
4. Lonjakan Harga yang Konsisten
Dalam beberapa minggu terakhir, emas Antam sudah menunjukkan tren penguatan berkelanjutan, dengan harga per gram naik dari level di bawah Rp 2,7 juta hingga menembus kisaran hampir Rp 2,9 juta dalam pekan terakhir. Lonjakan harga ini juga didorong oleh reaksi positif pasar terhadap data ekonomi global dan indikator tekanan inflasi, yang membuat emas semakin menarik sebagai lindung nilai.
Harga emas 0,5 gram: Rp 1.508.500
Harga emas 1 gram: Rp 2.917.000
Harga emas 2 gram: Rp 5.774.000
Harga emas 3 gram: Rp 8.636.000
Harga emas 5 gram: Rp 14.360.000
Harga emas 10 gram: Rp 28.665.000
Harga emas 25 gram: Rp 71.537.000
Harga emas 50 gram: Rp 142.995.000
Harga emas 100 gram: Rp 285.912.000
Harga emas 250 gram: Rp 714.515.000
Harga emas 500 gram: Rp 1.428.820.000
Harga emas 1.000 gram: Rp 2.857.600.000
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5%. PPh Pasal 22 tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi pada saat pelaksanaan buyback.