Hujan Lebat Sepekan ke Depan, Waspada tapi Jangan Panik

Cuaca ekstrem masih akan melanda Indonesia pada periode Hari Raya dan Libur Idulfitri 2026. Foto: emetsoc.org
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan, beberapa wilayah di Indonesia masih berpeluang mengalami hujan dengan intensitas lebat dalam beberapa hari mendatang.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi meningkatnya curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia, dalam sepekan ke depan.

BMKG mendorong masyarakat mengambil langkah antisipatif secara proporsional, agar aktivitas harian tetap dapat berlangsung aman dan lancar.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada, namun tidak perlu panik.”

“Pastikan saluran air berfungsi baik, jaga kebersihan lingkungan, dan pantau pembaruan cuaca melalui InfoBMKG sebelum beraktivitas,” ujar Faisal, Kamis (4/12/2025).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi cuaca dari sumber tak resmi.

BACA JUGA: Status Bencana Nasional Memperjelas Komando Penanganan

Ssmentara, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto memaparkan dinamika atmosfer berskala global, regional, dan lokal yang tengah aktif, seperti Gelombang Rossby Ekuator, Gelombang Kelvin, dan Madden–Julian Oscillation (MJO), masih berkontribusi pada dominasi hujan di banyak wilayah Indonesia.

Aktivitas gelombang atmosfer tersebut terutama memperkuat pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Bibit Siklon Tropis 93W di timur Filipina turut memberi dampak tidak langsung pada peningkatan hujan di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Potensi hujan lebat pada 5–7 Desember 2025 diprakirakan terjadi di wilayah Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung), Jawa (Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur), Kalimantan Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.

Pada 8–11 Desember 2025, hujan lebat berpotensi terjadi di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Papua Pegunungan.

Peluang angin kencang juga muncul di beberapa wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara.

Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani mengajak masyarakat dan pemerintah daerah tetap melakukan langkah antisipatif sederhana.

“Saat hujan turun, cukup hindari area yang berisiko, seperti bawah pohon atau bangunan yang rapuh, tetap waspada saat berkendara, dan pastikan aliran air di lingkungan tidak tersumbat.”

“Sikap waspada tanpa panik sangat membantu,” katanya.

Redam Curah Hujan

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal (Mar) Freddy Ardianzah mengatakan, TNI Angkatan Udara menyiapkan langkah untuk menggelar operasi modifikasi cuaca, guna meredam curah hujan di wilayah Sumatera menjelang akhir Desember 2025.

Hal tersebut dilakukan karena sebelumnya BMKG memperkirakan terjadinya peningkatan curah hujan di wilayah Sumatera, terkhusus di tiga titik terjadinya banjir bandang, yakni Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Memang (operasi modifikasi cuaca) itu dibutuhkan di daerah-daerah bencana, sehingga kondisi dan situasi di daerah bencana itu tidak semakin memburuk, dan juga tidak menyulitkan proses evakuasi,” kata Freddy saat jumpa pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/12/2025).

BACA JUGA: Banjir Sumatera Jadi Momentum Evaluasi Pengelolaan Hutan

Freddy menjelaskan, pihaknya telah menyediakan ragam alutsista yang dibutuhkan untuk operasi modifikasi cuaca, seperti pesawat angkut dan alat pendukung lainnya.

TNI juga akan berkoordinasi dengan BMKG serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca tersebut.

Dengan adanya upaya operasi modifikasi cuaca, Freddy optimistis curah hujan tinggi dapat dihindari, sehingga proses pendistribusian logistik dan evakuasi korban terdampak bencana dapat berjalan dengan maksimal.

Mengenai kapan persisnya operasi modifikasi cuaca​​​​​​​ tersebut akan dilakukan jajaran TNI, Freddy tidak menjelaskan secara rinci. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like