NarayaPost – Hubungan diplomatik Indonesia dan Australia memasuki babak baru dengan disepakatinya kerjasama strategis di bidang pertahanan dan keamanan. Dalam kunjungannya ke Sydney, Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese secara resmi mengumumkan hasil negosiasi perjanjian bilateral yang disebut menjadi langkah penting dalam memperkuat stabilitas kawasan.
“Hari ini saya berdiri bersama sahabat saya, Presiden Indonesia Bapak Prabowo Subianto, untuk membuat pengumuman bersejarah. Pemerintah Australia dan Indonesia telah menyelesaikan negosiasi substansial mengenai perjanjian bilateral baru tentang keamanan bersama kita,” ujar Albanese dalam konferensi pers bersama, Rabu (12/11/2025).
Ia menegaskan bahwa hubungan kedua negara dibangun atas dasar kepercayaan, saling menghormati, serta komitmen terhadap perdamaian dan kestabilan kawasan. Dari kepercayaan tersebut, tumbuh sebuah kerjasama yang menjadi wujud perdamaian dari kedua negara.
BACA JUGA: Penetapan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional Cederai Cita-cita Reformasi 1998 dan Fakta Sejarah
Menurut Albanese, perjanjian tersebut menjadi wujud pengakuan dari kedua negara bahwa menjaga keamanan dan perdamaian hanya bisa dicapai melalui kerja sama yang erat. “Perjanjian ini merupakan pengakuan dari kedua negara bahwa cara terbaik mengamankan perdamaian dan stabilitas adalah dengan bertindak bersama. Perjanjian ini menandai era baru hubungan Australia-Indonesia,” tuturnya.
Dalam kesepakatan yang baru, kedua negara sepakat untuk melakukan konsultasi rutin di tingkat pimpinan dan menteri mengenai isu-isu keamanan yang relevan. “Untuk mengidentifikasi dan melaksanakan kegiatan keamanan yang saling menguntungkan. Dan jika salah satu atau kedua negara terancam, (Indonesia dan Australia) dapat berkonsultasi dan mempertimbangkan langkah-langkah yang dapat diambil baik itu individu atau bersama untuk menghadapi ancaman tersebut,” tambahnya.
Albanese juga menilai bahwa perjanjian ini merupakan kelanjutan penting dari kolaborasi yang telah terjalin selama ini antara Jakarta dan Canberra, serta menjadi simbol eratnya hubungan kedua negara. “Saya berharap dapat mengunjungi Indonesia pada Januari tahun depan atas undangan Presiden (Prabowo) untuk secara resmi menandatangani perjanjian baru setelah melalui proses domestik masing-masing,” katanya.
BACA JUGA: Kemenkes Imbau Siapkan “Starter Kit” Hadapi Cuaca Ekstrem
Sementara itu, Presiden Prabowo menilai perjanjian keamanan yang baru tersebut sebagai bentuk tekad bersama untuk memperkuat kemitraan di bidang pertahanan. “Pada hakikatnya menegaskan kembali tekad kita untuk meningkatkan persahabatan kita dan, sebagai mitra, sebagai tetangga dekat, tekad kita untuk memelihara hubungan terbaik guna meningkatkan dan menjamin keamanan kedua negara,” ungkap Prabowo.
Kesepakatan baru antara Indonesia dan Australia ini menandai langkah strategis kedua negara dalam memperkuat stabilitas kawasan melalui pendekatan kolaboratif di bidang pertahanan dan keamanan. Melalui perjanjian tersebut, Jakarta dan Canberra sepakat untuk memperdalam konsultasi dan koordinasi, baik di tingkat pemimpin maupun menteri, dalam menghadapi potensi ancaman yang dapat memengaruhi kepentingan bersama. Pernyataan kedua pemimpin menegaskan bahwa kemitraan yang dibangun bukan semata-mata berbasis kebutuhan politik jangka pendek, melainkan fondasi jangka panjang bagi keamanan regional.
Adanya komitmen untuk saling bertindak dan berbagi informasi strategis, kerja sama ini diharapkan menjadi penopang utama dalam menjaga perdamaian di kawasan Indo-Pasifik yang terus mengalami dinamika geopolitik. Rencana penandatanganan resmi pada awal tahun depan akan menjadi simbol konkret dari hubungan yang terus berkembang antara kedua negara. Melalui perjanjian ini, Indonesia dan Australia menunjukkan keseriusannya dalam menjaga keamanan lintas batas serta memperkuat solidaritas antarnegara tetangga. Kesepakatan ini tidak hanya mencerminkan kedekatan diplomatik, tetapi juga menjadi bukti bahwa kerja sama strategis dapat menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan aman di kawasan.