NarayaPost – Buah kiwi selama ini dikenal luas sebagai sumber vitamin C yang tinggi serta kaya serat yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan. Namun, manfaat buah ini tidak berhenti pada fungsi dasar tersebut. Sejumlah temuan ilmiah terbaru menunjukkan bahwa konsumsi kiwi secara rutin juga berpotensi memberikan dampak positif bagi kesehatan kulit, khususnya dalam menjaga kekencangan dan elastisitasnya seiring bertambahnya usia.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Investigative Dermatology pada 2025 mengungkap bahwa konsumsi dua buah kiwi setiap hari dapat meningkatkan kadar vitamin C di jaringan kulit dan membantu mendukung proses pembentukan kolagen.
Kolagen merupakan protein struktural utama yang berperan penting dalam menjaga kulit tetap padat, kenyal, dan tampak sehat. Dalam penelitian tersebut, para peneliti menyoroti bahwa vitamin C memiliki peran sentral sebagai kofaktor dalam sintesis kolagen di dalam tubuh.
BACA JUGA: John Herdman Resmi Nahkodai Timnas Indonesia
Mengutip laporan Health, studi ini melibatkan 38 partisipan dengan rata rata usia 57 tahun dan mayoritas merupakan perempuan. Para peserta diminta mengonsumsi dua buah kiwi SunGold setiap hari selama periode delapan minggu. Setiap buah kiwi dengan berat sekitar 81 gram diketahui mengandung kurang lebih 125 miligram vitamin C, jumlah yang melebihi kebutuhan harian rata rata orang dewasa.
Berdasarkan pemeriksaan sampel darah dan jaringan kulit yang dilakukan sebelum dan sesudah periode intervensi, peneliti menemukan adanya peningkatan signifikan kadar vitamin C baik dalam darah maupun di lapisan kulit peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa asupan vitamin C dari sumber alami seperti kiwi dapat terdistribusi hingga ke jaringan kulit dan tidak hanya beredar dalam sistem peredaran darah.
Peneliti menyimpulkan bahwa peningkatan kadar vitamin C di kulit berpotensi mendukung proses pembentukan kolagen secara alami. Michelle Routhenstein, ahli gizi dari Entirely Nourished yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut, menjelaskan bahwa “peningkatan kadar vitamin C dikaitkan dengan kulit yang lebih kencang, lebih padat, serta pembaruan lapisan kulit luar yang lebih cepat. Hal tersebut menjadi tanda bahwa proses di kulit yang berkaitan dengan kolagen kemungkinan mendapat dukungan.”
Meski demikian, hasil penelitian ini juga mendapat catatan kritis. Lauren Manaker, ahli gizi dari Nutrition Now Counseling, menilai bahwa penelitian lanjutan masih diperlukan karena jumlah partisipan relatif terbatas. Ia menyatakan, “hasilnya mungkin tidak begitu signifikan bagi mereka yang sudah memiliki asupan vitamin C yang cukup,” sehingga manfaat tambahan dari konsumsi kiwi bisa berbeda antar individu tergantung kondisi nutrisi awal masing masing.
BACA JUGA: AS Terang-Terangan Akui Serang Venezuela
Selain studi tersebut, sejumlah penelitian lain juga mendukung peran vitamin C dari buah buahan terhadap kesehatan kulit. Studi observasional dalam bidang dermatologi menunjukkan bahwa asupan vitamin C yang cukup berkaitan dengan berkurangnya keriput dan kulit kering pada populasi usia lanjut. Penelitian lain di bidang nutrisi juga menemukan bahwa kombinasi vitamin C, vitamin E, dan senyawa antioksidan alami dari buah dapat membantu melindungi kulit dari stres oksidatif akibat paparan sinar ultraviolet.
Kiwi sendiri dikenal memiliki profil nutrisi yang cukup lengkap. Selain vitamin C, buah ini mengandung vitamin K, vitamin E, folat, kalium, serta relatif rendah kalori. Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan kiwi tidak hanya bermanfaat bagi kulit, tetapi juga mendukung kesehatan jantung dan metabolisme secara umum.
Routhenstein menyarankan bahwa konsumsi satu hingga beberapa buah kiwi per minggu sudah cukup untuk memperoleh manfaat kesehatannya. Ia menekankan bahwa “konsistensi dalam asupan lebih penting daripada jenis buah yang dipilih,” sehingga pola makan seimbang dan berkelanjutan tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan kulit dan tubuh secara keseluruhan.