NarayaPost – Memasuki bulan Januari, hampir seluruh wilayah di Indonesia mulai diguyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi. Kondisi cuaca yang basah dan lembap ini kerap berdampak pada kesehatan masyarakat. Untuk itu, berikut ini jenis-jenis makanan-minuman yang seharusnya dihindari, serta yang dikonsumsi saat musim hujan.
Ketika musim hujan tiba, tubuh cenderung lebih rentan terserang berbagai penyakit, mulai dari pilek, flu, demam, demam berdarah, hingga gangguan pencernaan seperti diare. Perubahan suhu, kelembapan udara yang meningkat, serta lingkungan yang lebih mudah kotor menjadi faktor yang memengaruhi menurunnya daya tahan tubuh.
Pada musim hujan, sistem imun manusia memang cenderung melemah. Hal ini diperparah oleh tingginya kelembapan udara yang dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih lambat. Selain itu, kondisi lingkungan yang lembap juga menjadi tempat ideal bagi kuman dan bakteri untuk berkembang biak. Jika tidak diimbangi dengan pola hidup sehat, risiko terpapar penyakit akan semakin besar. Oleh karena itu, menjaga kesehatan tubuh selama musim hujan menjadi hal yang penting, salah satunya melalui pengaturan asupan makanan dan minuman.
BACA JUGA: Surat Utang Ritel Segera Diterbitkan Kemenkeu, Ini Targetnya!
Ahli gizi dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, Fitri Hudayani, menyebut musim hujan sebagai waktu yang tepat untuk memperbanyak konsumsi makanan dan minuman yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Menurutnya, minuman herbal alami seperti jahe, kunyit, dan teh rempah dapat menjadi pilihan yang baik. “Saat hujan kita cenderung senang mengonsumsi minuman hangat. Hal ini dapat dimanfaatkan juga untuk mengonsumsi minuman herbal yang alami,” kata Fitri, seperti dikutip dari Antara. Minuman herbal dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang bermanfaat untuk membantu tubuh melawan infeksi.
Selain minuman herbal, konsumsi makanan hangat juga dianjurkan selama musim hujan. Sup, sayur berkuah, dan soto ayam tidak hanya membantu menghangatkan tubuh, tetapi juga memenuhi kebutuhan cairan serta asupan gizi. Kandungan protein, vitamin, dan mineral dalam makanan berkuah dapat membantu menjaga stamina tubuh tetap optimal. Teh hijau juga menjadi salah satu minuman yang baik dikonsumsi karena kaya akan flavonoid dan antioksidan yang bersifat antiinflamasi, sehingga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi risiko flu.
Buah-buahan, khususnya jeruk, juga sebaiknya rutin dikonsumsi selama musim hujan. Jeruk dikenal kaya akan vitamin C yang berperan penting dalam meningkatkan imunitas tubuh. Asupan vitamin C yang cukup dapat membantu mencegah flu, mengurangi keparahan pilek, serta mempercepat proses pemulihan tubuh saat sakit, terutama ketika cuaca dingin dan lembap.
BACA JUGA: Tren Pinjaman Online Melonjak Selama Ramadhan
Di sisi lain, terdapat beberapa jenis makanan-minuman yang sebaiknya dibatasi atau dihindari selama musim hujan. Kopi, misalnya, memiliki efek diuretik yang membuat tubuh lebih sering buang air kecil. Akibatnya, panas tubuh ikut terbuang bersama urine sehingga suhu tubuh bisa menjadi lebih dingin dibandingkan temperatur lingkungan. Gorengan dan makanan pedas juga sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan karena dapat mengganggu sistem pencernaan, tinggi kalori, dan berisiko memicu kenaikan berat badan, terutama saat aktivitas fisik cenderung berkurang.
Buah dan sayuran mentah, kecuali yang dikupas, sebaiknya dibatasi konsumsinya. Tingginya kelembapan udara dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri dan virus pada bahan makanan mentah. Begitu pula dengan daging dan ikan yang dikonsumsi dalam kondisi mentah atau setengah matang. Pada musim hujan, bakteri lebih mudah berkembang sehingga risiko keracunan makanan pun meningkat. Selain itu, minuman bersoda juga sebaiknya dihindari karena kandungan kafein dan gula yang dapat memicu efek diuretik, membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan, dan meningkatkan risiko dehidrasi.
Dengan memperhatikan jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi, masyarakat dapat membantu tubuh tetap kuat dan sehat selama musim hujan. Pola makan yang tepat, disertai istirahat cukup dan menjaga kebersihan lingkungan, menjadi kunci utama untuk mencegah penyakit di tengah cuaca yang tidak menentu.