Manfaat Jalan Kaki Setiap Menit Berbeda-beda, Ini Penjelasannya

750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Berjalan kaki adalah bentuk olahraga yang paling sederhana sekaligus efektif, yang dapat membantu mengurangi risiko berbagai masalah kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, kelebihan berat badan, indeks massa tubuh (IMT) yang tinggi, dan kadar gula darah. Berikut manfaat jalan kaki pada setiap menitnya.

Selain itu, berjalan kaki juga baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memperbaiki suasana hati, serta mendukung kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan.

Menurut dr. Manan Vora, ahli bedah ortopedi dan spesialis kedokteran olahraga dari Mumbai, India, manfaat berjalan kaki bisa dirasakan pada setiap langkah yang diambil. Ia menjelaskan secara rinci perubahan positif dalam tubuh selama satu jam berjalan kaki:

BACA JUGA: Bansos Beras 10 Kg & Minyak Goreng 2 Liter Segera Disalurkan

Manfaat Jalan Kaki 1-5 Menit Pertama

Pada 1 menit pertama berjalan kaki, aliran darah mulai lancar. “Hanya satu menit berjalan kaki dapat melancarkan aliran darah,” ujar dr. Vora dikutip dari Times of India. Gerakan kecil ini membantu sirkulasi dan pengantaran oksigen serta nutrisi ke otot dan organ.

Setelah 5 menit berjalan kaki, suasana hati seseorang membaik karena endorfin mulai dilepaskan. Sebuah studi tahun 2024 menyebutkan bahwa berjalan kaki memberikan manfaat besar untuk mengatasi nyeri punggung bawah. Menurut dr. Vora, berjalan kaki adalah olahraga yang murah, mudah diakses, dan sederhana, cocok untuk semua orang tanpa memandang usia atau status sosial.

Para peneliti menambahkan bahwa manfaatnya mungkin berasal dari kombinasi gerakan osilasi lembut, pembebanan dan penguatan tulang belakang serta otot, relaksasi, penghilang stres, dan pelepasan endorfin yang memberikan rasa nyaman.

Kadar Kortisol Tubuh Menurun 10 Menit Pertama

Pada menit ke-10, tubuh mulai menurunkan kadar kortisol, hormon yang berhubungan dengan stres, sehingga ketegangan mulai berkurang. Setelah berjalan kaki selama 15 menit, kadar glukosa darah mulai diatur, yang membantu mengelola diabetes dengan mencegah lonjakan gula darah setelah makan.

Durasi 30 menit berjalan kaki memicu tubuh untuk memasuki mode pembakaran lemak. Menurut dr. Vora, tubuh mulai memanfaatkan cadangan lemak. Waktu ini ideal bagi yang ingin meningkatkan komposisi tubuh atau menurunkan berat badan.

Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa berjalan kaki sedang meningkatkan efek diet rendah energi dalam menurunkan berat badan. Para penulis studi menyimpulkan bahwa partisipasi dalam program penurunan berat badan selama 12 minggu menghasilkan penurunan berat badan dan massa lemak yang signifikan, serta peningkatan biomarker risiko penyakit kardiovaskular. “Jalan kaki sedang meningkatkan efek diet hipoenergi (DI) terhadap penurunan lemak dan insulin serum,” tambah mereka.

Manfaat Jalan Kaki Jarak Jauh: Tenangkan Pikiran

Setelah 45 menit berjalan kaki, kemampuan untuk mengurangi pikiran berlebih meningkat. Jalan kaki jarak jauh dapat menenangkan pikiran dan membuat seseorang terhindar dari pemikiran yang berulang-ulang.

Bagi yang berjalan kaki hingga 60 menit, manfaat akan lebih besar lagi. dr. Vora menjelaskan bahwa berjalan kaki selama satu jam dapat meningkatkan dopamine, neurotransmitter di otak yang memberikan rasa nyaman.

“Otak Anda memberi Anda dopamin sebagai hadiah,” tambahnya. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa berjalan kaki dapat mengurangi nyeri akibat artritis, dan berjalan kaki sejauh 8-9 kilometer per minggu bahkan bisa mencegah pembentukan artritis sejak awal.

BACA JUGA: Rahasia Pisang Goreng Madu Manis Legit: Resep Praktis

Berbagai Dampak dari Jalan Kaki

Berjalan kaki bukan hanya aktivitas fisik yang sederhana, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi kesehatan tubuh dan pikiran. Dengan meluangkan waktu hanya beberapa menit setiap hari untuk berjalan, kita dapat merasakan berbagai manfaat mulai dari peningkatan sirkulasi darah, pengaturan kadar gula darah, hingga pengurangan stres dan peningkatan suasana hati.

Selain manfaat fisik, berjalan kaki juga berdampak positif pada kesehatan mental dengan membantu menenangkan pikiran dan mengurangi rasa cemas yang sering kali mengganggu keseharian. Proses produksi dopamin yang dipicu melalui berjalan kaki selama satu jam membuat aktivitas ini tidak hanya bermanfaat secara jasmani tapi juga secara psikologis.

Oleh karena itu, memasukkan kebiasaan berjalan kaki dalam rutinitas sehari-hari adalah langkah kecil yang dapat membawa perubahan besar dalam meningkatkan kualitas hidup. Tak perlu alat mahal atau lokasi khusus, berjalan kaki bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like