NarayaPost – Presiden ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menegaskan kembali bahwa hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto berjalan baik dan tanpa persoalan.
Pernyataan itu ia sampaikan untuk meredam berbagai spekulasi publik yang kerap mengaitkan dinamika politik antara dirinya dan Prabowo. Megawati menilai, tidak perlu ada pihak yang menafsirkan secara berlebihan atau menciptakan kesan bahwa hubungan keduanya merenggang.
“Jangan dipikir lho nanti, Ibu Mega, Pak Bowo, enggak. Saya dengan Mas Bowo itu akrab. Jangan ada coba-coba ada orang mikir,” ujar Megawati dalam Seminar Konferensi Asia Afrika (KAA) di Blitar, sebagaimana dikutip dari kanal YouTube resmi PDI Perjuangan pada Minggu (2/11/2025).
BACA JUGA: Pertamina Akan Ganti Rugi Imbas Motor Brebet di Jatim
Ucapan Megawati ini sekaligus menjadi penegasan atas kedekatan personal yang telah lama terjalin antara dirinya dengan Prabowo, bahkan sebelum sang jenderal menjabat sebagai presiden.
Megawati tampak menyoroti adanya pihak-pihak yang kerap menebar prasangka atau mencoba memecah hubungan antar tokoh politik nasional. Ia menilai, perbedaan pandangan dalam politik tidak selalu berarti pertentangan personal. Dalam kesempatan itu, Megawati juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak berdasar.
Lebih jauh, Megawati mengungkapkan keheranannya terhadap pihak-pihak yang kerap menuding atau menyudutkan PDI Perjuangan dalam berbagai situasi. “Kemarin bilang gini, ini perbuatan di belakang itu merah. bilang waktu rusuh itu lho,” ucapnya menyinggung soal kericuhan yang sempat terjadi pada Agustus lalu.
Menurutnya, tuduhan-tuduhan semacam itu sering kali tidak memiliki dasar yang jelas dan justru memperkeruh suasana politik nasional.
Ia mengingatkan agar publik berhati-hati dalam berbicara dan tidak serta-merta menuding pihak lain tanpa bukti yang sahih. “Ngomong yang beneran aja wis,” tegasnya, seraya meminta semua pihak untuk mengedepankan sikap jujur dan objektif dalam menanggapi isu politik.
Pernyataan Megawati tersebut menjadi sinyal bahwa dirinya tidak ingin perbedaan kepentingan politik dijadikan alasan untuk menciptakan ketegangan antar partai atau antar tokoh bangsa.
Ia menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antar pemimpin politik demi kepentingan bangsa yang lebih besar. Meski sering menjadi sorotan publik karena pandangan politiknya yang tegas, Megawati menunjukkan bahwa dirinya tetap memegang prinsip kebersamaan dan menghormati para pemimpin lain, termasuk Prabowo.
Megawati seolah ingin menutup ruang bagi pihak-pihak yang mencoba menafsirkan ulang hubungan antara PDIP dan pemerintah. Ia menegaskan bahwa politik harus dijalankan dengan niat baik dan bukan dengan saling curiga.
“Saya dengan Mas Bowo itu akrab,” ujarnya, menggarisbawahi kembali pesan utama bahwa antara dirinya dan Prabowo tidak ada masalah yang perlu dibesar-besarkan.
BACA JUGA: Pentagon Kasih Lampu Hijau Donald Trump Kirim Rudal Tomahawk untuk Ukraina
Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa hubungan antara dirinya dan Presiden Prabowo Subianto tidak mengalami ketegangan seperti yang banyak dispekulasikan publik. Ia meminta agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh isu yang berpotensi memecah hubungan antar tokoh politik nasional.
Megawati juga mengingatkan pentingnya berbicara berdasarkan fakta dan tidak menuding pihak lain tanpa dasar yang jelas. Dengan sikap terbuka dan pesannya untuk menjaga kejujuran dalam berpolitik, Megawati menekankan bahwa komunikasi antarpemimpin harus tetap dijaga demi stabilitas dan kepentingan bersama.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan posisi PDI Perjuangan yang tetap menjunjung etika politik dan kebersamaan di tengah dinamika politik nasional yang berkembang.