Mekanisme Khusus dari Mensos untuk Penyaluran MBG ke Lansia

Makan Bergizi Gratis, Program Prioritas Presiden Prabowo Subianto sejak awal dilantik.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Kementerian Sosial (Kemensos) terus mengutamakan mekanisme khusus untuk pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok lansia dan penyandang disabilitas. Program ini dirancang tidak hanya memberikan bantuan pangan, tetapi juga akan dilengkapi dengan pendampingan melalui caregiver profesional yang terlatih dan bersertifikat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa jumlah penerima manfaat MBG untuk lansia dan penyandang disabilitas mencapai lebih dari 100 ribu orang. Program ini merupakan pengembangan dari skema bantuan yang sebelumnya telah berjalan di lingkungan Kemensos.

Pembagian Skema Mekanisme Khusus untuk Penyaluran

“Sebelum ini di tahun 2025 kita punya program namanya Permakanan untuk Lansia dan Penyandang Disabilitas. Permakanan Lansia ini diberikan kepada lebih dari 100.000 penerima manfaat, terutama lansia yang usianya di atas 75 tahun dan tinggal sendiri. Untuk disabilitas, kami salurkan sesuai usulan dari daerah, masih bisa 32.000,” ujar Gus Ipul usai menghadiri agenda Doa Awal Tahun di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat (9/1).

BACA JUGA: Gus Yaqut Resmi Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji

Menurut Gus Ipul, program MBG ke depan tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memperhatikan aspek pendampingan sosial. Oleh karena itu, Kemensos tengah mengkaji keterlibatan caregiver profesional yang memiliki kompetensi dan sertifikasi.

“Ke depan ini sedang kami kaji untuk menambah caregiver, semacam pengasuh yang sudah terlatih bersertifikat sehingga bisa melayani, mendampingi, dan membantu para lansia yang tinggal sendirian,” kata Gus Ipul.

Caregiver Jadi Kebutuhan Mendesak

Ia menegaskan, keberadaan caregiver menjadi kebutuhan mendesak mengingat tidak sedikit lansia dan penyandang disabilitas yang hidup tanpa pendamping keluarga. Kondisi tersebut membuat mereka rentan mengalami persoalan kesehatan, keterbatasan mobilitas, hingga kesulitan mengakses layanan dasar. Sebab, menurut statistik, caregiver telah banyak dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat.

“Menurut statistik, sangat banyak caregiver dibutuhkan di tengah-tengah masyarakat, baik itu untuk anak-anak yang orang tuanya bekerja, lansia, maupun penyandang disabilitas,” imbuhnya.

Gus Ipul juga menyampaikan bahwa Kemensos saat ini masih berada pada tahap awal pengembangan skema MBG lansia dan disabilitas dengan pendamping caregiver. Berbagai simulasi terus dilakukan untuk memastikan program tersebut dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

“Ya ini di awal tahun ini kita akan mencoba, ini lagi proses ya. Tapi saya mohon maaf ini nulisnya ini yang pas juga karena ini kita lagi simulasi untuk caregiver. Ini peluang yang baik karena memang ada kebutuhan,” ungkapnya.

BACA JUGA: Hasto Ungkap Agenda Rakernas PDIP di Ancol sebagai Partai Penyeimbang

Pelibatan Caregiver Libatkan Lapangan Kerja Baru

Ia menilai, selain memberikan manfaat langsung bagi lansia dan penyandang disabilitas, pelibatan caregiver juga berpotensi membuka lapangan kerja baru di sektor sosial. Dengan pelatihan dan sertifikasi yang tepat, profesi caregiver diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem perlindungan sosial yang lebih kuat.

Meski masih dalam tahap perencanaan dan uji coba, Kemensos berharap program MBG yang dilengkapi caregiver ini dapat diimplementasikan secara konsisten. Pemerintah menargetkan program tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup lansia dan penyandang disabilitas, khususnya mereka yang hidup sendiri dan berada dalam kondisi rentan.

Ke depan, Kemensos juga membuka peluang kerja sama dengan pemerintah-pemerintah yang ada di berbagai daerah serta juga kepada  pemangku kepentingan lainnya agar program MBG dan pendampingan caregiver dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like