Menkeu Ingatkan Anak Muda, Akan Ada Banyak Lapangan Pekerjaan!

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta generasi muda Indonesia agar tidak cemas menghadapi masa depan dunia kerja setelah lulus pendidikan. Ia menegaskan, peluang kerja justru akan semakin terbuka seiring dengan pengelolaan fiskal yang dinilai sehat dan berkelanjutan. Pemerintah, kata Purbaya, tengah menyiapkan fondasi ekonomi yang kuat agar mampu menciptakan lapangan kerja baru secara konsisten dalam jangka menengah hingga panjang.

Purbaya mengungkapkan pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 6 persen mulai kuartal I 2026. Target tersebut ditopang oleh belanja negara yang diproyeksikan mencapai Rp 89 triliun sepanjang tahun. Ia optimistis, dengan dorongan belanja yang terarah dan efektif, target pertumbuhan tersebut dapat dipertahankan hingga akhir tahun dan menjadi pijakan menuju fase ekspansi ekonomi yang lebih panjang.

Menkeu Sebut 10 Tahun Kedepan Indonesia Akan Ekspansi

“Kalau melihat ke depan, sekitar 10 tahun mendatang, Indonesia tampaknya akan masuk ke masa ekspansi yang sehat. Kita punya peluang untuk melakukan ekspansi ekonomi hingga 2033,” ujar Purbaya saat konferensi pers di Wisma Danantara, Sabtu (14/2). Menurutnya, periode ekspansi ini akan membuka ruang yang luas bagi sektor-sektor produktif untuk tumbuh dan menyerap tenaga kerja.

BACA JUGA: Banggakan MBG, Prabowo: Indonesia akan Jadi Negara Kuat

Ia menambahkan, dengan kondisi tersebut, generasi muda tidak perlu terlalu khawatir akan sulitnya mencari pekerjaan setelah lulus. Purbaya menilai, dalam beberapa bulan dan tahun ke depan, jumlah lapangan kerja akan terus bertambah, asalkan disiplin fiskal tetap dijaga. “Kuncinya ada pada manajemen fiskal yang baik dan prudent. Dengan itu, penciptaan lapangan kerja bisa berlangsung berkelanjutan,” tegasnya.

Dalam paparannya, Menkeu Purbaya juga menekankan komitmen pemerintah untuk menjaga defisit anggaran agar tidak melampaui 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, rasio utang pemerintah dipastikan tetap berada pada level yang terkendali. Menurutnya, belanja negara memang akan dimaksimalkan untuk mendorong pertumbuhan, namun tetap berada dalam koridor kehati-hatian fiskal.

“Kita belanjakan dengan optimal tanpa melanggar batas defisit 3 persen terhadap PDB. Utang juga kita jaga di level stabil, bahkan berpotensi menurun. Ketika ekonomi membaik dan penerimaan dari pajak serta bea cukai meningkat, ruang untuk menekan utang akan semakin besar,” jelas Purbaya.

BACA JUGA: Banjir di Jember Meluas: 23 Desa Terendam, 7.445 KK Terdampak

Zulhas Soroti Program Pemerintah Penciptaan Lapangan Kerja

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas menyoroti peran program pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja, khususnya di wilayah pedesaan. Salah satu program unggulan yang disebutnya adalah Koperasi Desa Merah Putih, yang hingga Januari 2026 telah terbentuk sebanyak 30.000 unit di berbagai daerah.

Menurut Zulhas, keberadaan koperasi tersebut tidak hanya memperkuat ekonomi desa, tetapi juga mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan. “Sampai Januari ini sudah ada 30.000 koperasi desa yang berdiri dan menyerap sekitar 600.000 tenaga kerja. Koperasi ini berfungsi sebagai offtaker usaha rakyat dan menaungi hasil usaha kecil dan menengah di desa-desa,” ujarnya.

Zulhas optimistis, dengan dukungan berbagai program strategis pemerintah, pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat melampaui target yang ditetapkan dalam APBN 2026 sebesar 5,4 persen. Ia menilai, penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor pangan, serta peningkatan aktivitas ekonomi di desa akan menjadi motor utama yang mendorong pertumbuhan hingga menembus angka 6 persen. Pemerintah pun berharap optimisme ini dapat memberikan keyakinan bagi masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa prospek ekonomi dan dunia kerja Indonesia ke depan tetap menjanjikan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like