NarayaPost – Berbagai upaya dilakukan untuk membantu para korban bencana di Sumatera, terutama dalam memenuhi kebutuhan makan sehari-hari. Di tengah banjir di wilayah Padang, nikmat makan tetap harus berjalan.
Di tengah kondisi darurat, program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu langkah untuk memastikan anak-anak tetap memperoleh asupan makanan. Salah satu momen yang terekam terjadi saat banjir di Padang, Sumatera Barat.
Dalam sebuah video yang beredar, terlihat seorang anak menikmati MBG di tengah genangan banjir yang masih merendam rumahnya. Anak itu tampak duduk di kursi sambil menyantap sebungkus MBG dengan senyum di wajahnya.
BACA JUGA: Menko PMK Sebut Presiden Kerahkan Bantuan untuk Bencana Sumatera
Distribusi MBG tetap berjalan meski sekolah diliburkan akibat banjir. Program ini menjadi alternatif bagi anak-anak untuk tetap mendapatkan makanan meskipun banjir belum surut. Hal yang sama dilakukan oleh SPPG di Kota Padang, yang langsung memindahkan penyaluran MBG ke berbagai titik lokasi bencana.
“Badan Gizi Nasional (BGN) mengalihkan sementara fungsi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengalihan fungsi ini dilakukan karena sekolah-sekolah penerima manfaat MBG diliburkan karena terdampak banjir dan tanah longsor,” tulis akun Instagram resmi Badan Komunikasi Pemerintah RI, @bakom.ri, Minggu (30/11).
“Sejak hari pertama terjadi bencana di wilayah Aceh dan Sumatera Presiden RI Prabowo Subianto langsung menginstruksikan jajarannya untuk mempercepat pemulihan. Presiden ingin semua korban bisa tertangani dengan baik,” tambah keterangan tersebut.
Penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah terdampak banjir di Sumatera menunjukkan bagaimana upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tetap menjadi perhatian di tengah situasi darurat. Meski sekolah diliburkan akibat banjir dan longsor, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan distribusi MBG tidak terhenti, dengan mengalihkan sementara fungsi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke berbagai titik pengungsian dan lokasi terdampak.
Langkah ini memberikan akses makanan bagi anak-anak yang rumah dan lingkungannya masih tergenang, seperti yang terlihat dalam video seorang anak di Padang yang tetap dapat menerima nikmat paket makanan di tengah banjir yang melanda rumahnya.
BACA JUGA: Banjir Sumatera Jadi Momentum Evaluasi Pengelolaan Hutan
Kebijakan tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta jajarannya mempercepat proses pemulihan di seluruh wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sejak hari pertama bencana terjadi. Instruksi untuk memastikan penanganan korban berjalan dengan baik menjadi dasar koordinasi lintas lembaga yang kini berfokus pada pemenuhan kebutuhan mendesak, termasuk makanan, kesehatan, dan logistik bagi warga terdampak.
Upaya respons cepat ini juga didukung oleh penyesuaian program bantuan agar tetap dapat menjangkau masyarakat meski aktivitas pendidikan terhenti sementara. Di tengah penyaluran MBG ke kawasan bencana, pemerintah berharap kebutuhan pangan anak-anak tetap terjamin selama masa tanggap darurat berlangsung.
Penanganan ini juga menjadi bagian dari rangkaian langkah pemulihan yang lebih luas, di mana pemenuhan kebutuhan dasar diprioritaskan sambil menunggu perbaikan akses dan infrastruktur yang masih terhambat. Hingga kondisi kembali normal, pendistribusian bantuan seperti MBG akan tetap menjadi salah satu instrumen yang digunakan untuk mengurangi dampak banjir terhadap kelompok yang paling rentan, terutama anak-anak di wilayah terdampak.