NarayaPost – Pembalap muda Indonesia kembali mengukir prestasi membanggakan di panggung balap dunia. Dalam seri pembuka World Supersport (WorldSSP) 2026 di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu (22/2/2026), pebalap Tanah Air berhasil melakukan comeback sensasional: start dari posisi paling belakang namun finis di urutan kedua.
Adalah Aldi Satya Mahendra yang mencatatkan pencapaian luar biasa tersebut. Rider muda binaan Yamaha itu tampil impresif pada Race 2 dengan menembus barisan depan secara dramatis hingga meraih podium runner-up.
Prestasi ini langsung mendapat sorotan karena jarang terjadi seorang pebalap mampu naik podium setelah memulai balapan dari posisi paling buncit.
BACA JUGA : Trump Kembali Naikkan Tarif Global 15 Persen, Sebelumnya 10 Persen
Sesi superpole kurang apik dialami Aldi. Rider Indonesia ini mengalami masalah teknis sehingga harus memulai balapan dari posisi 28.
Meski start paling belakang, Pebalap berjuluk “El Dablek” ini mampu finis ke-13 saat melakoni Race 1 WSSP. Atas hasil ini, Aldi bisa memetik tiga poin.
Masuk Race 2 diwarnai kondisi flag-to-flag. Aldi bisa tampil meyakinkan dengan langsung merengsek ke posisi enam.
Hasil ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi karier Aldi di level World Supersport, mengingat kompetisi tersebut dikenal sangat ketat dengan dominasi pebalap Eropa.
Podium kedua di Phillip Island bukan sekadar hasil balapan biasa. Pencapaian ini disebut sebagai salah satu hasil terbaik pebalap Indonesia di kelas WorldSSP sepanjang sejarah.
Sebelumnya, Aldi sudah dikenal sebagai talenta muda berbakat. Ia bahkan pernah menjuarai Supersport 300 World Championship 2024, menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang meraih gelar juara dunia balap motor.
Dengan performa terbarunya di WorldSSP, peluang Aldi untuk bersaing secara konsisten di papan atas semakin terbuka.
Race 2 di Phillip Island berlangsung dalam kondisi yang cukup tricky. Sebagian pebalap memilih mengganti ban karena lintasan basah, sementara Aldi tetap bertahan dengan strategi awal.
Keputusan tersebut terbukti efektif. Ia mampu menjaga ritme dan menghindari kesalahan fatal yang justru dialami beberapa rivalnya.
Aldi sempat memimpin balapan pada lap ketiga. Tapi disalip oleh rekan setimnya, Arenas hingga akhir balapan.
Arenas menyelesaikan balapan dengan waktu 29 menit 19,159 detik. Berjarak 4,937 detik dari Aldi Mahendra yang menjadi runner up.
Ini menjadi podium pertama bagi El Dablek di kelas WSSP 2026. Atas hasil ini Aldi menghuni posisi lima klasemen sementara dengan torehan 23 poin. Sementara itu, Arenas menjadi pemimpin klasemen dengan sudah mengumpulkan 38 poin.
Analis motorsport menilai performa Aldi membuktikan bahwa talenta Indonesia mampu bersaing di level dunia jika mendapat dukungan teknis dan pengalaman balap yang memadai.
Selain itu, hasil ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara Asia yang mulai diperhitungkan dalam kejuaraan balap motor internasional.
Meski meraih podium, tim menegaskan perjalanan musim masih panjang. Konsistensi menjadi kunci utama jika ingin bersaing memperebutkan posisi atas klasemen.
Seri WorldSSP berikutnya diprediksi akan menjadi ujian penting bagi Aldi untuk membuktikan bahwa performa di Phillip Island bukan sekadar kejutan sesaat.
BACA JUGA : Makanan hingga Minuman Asal AS Tetap Harus Punya Sertifikasi Halal
Jika mampu mempertahankan tren positif, bukan tidak mungkin pebalap muda Indonesia ini akan kembali mencatatkan sejarah baru di pentas balap dunia musim 2026.
Aksi heroik pebalap RI finis kedua World Supersport dari posisi start paling belakang menjadi momen membanggakan bagi dunia motorsport Indonesia. Performa Aldi Satya Mahendra menunjukkan kombinasi skill, mental, dan strategi balap kelas dunia.