Planetarium Jakarta Gelar Piknik Malam Supermoon Gratis, 5 November

750 x 100 AD PLACEMENT
NarayaPost – Fenomena langka Supermoon kembali menghiasi langit Indonesia pada 5 November 2025. Dalam momen istimewa ini, Planetarium Jakarta membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan keindahan bulan purnama raksasa secara langsung melalui kegiatan bertajuk “Piknik Malam Supermoon”, yang digelar secara gratis di area Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

Ia menjelaskan, fenomena Supermoon terjadi ketika bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi atau disebut perigee, sehingga tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya — sekitar 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibanding purnama biasa. Momen ini, lanjutnya, bukan hanya spektakuler secara visual, tetapi juga memiliki nilai ilmiah karena memperlihatkan dinamika orbit bulan terhadap bumi.

BACA JUGA : KPK Lakukan OTT Gubernur Riau, Akan Dibawa ke Jakarta Hari Ini

Acara yang akan dimulai pukul 17.00 WIB ini dirancang sebagai piknik edukatif. Pengunjung dapat membawa alas duduk, bekal ringan, dan menikmati suasana malam sambil mengikuti sesi observasi bersama teleskop besar milik Planetarium. Para pengunjung juga akan mendapatkan panduan dari astronom muda mengenai cara mengamati bulan dengan aman tanpa merusak mata. Selain itu, tim Planetarium akan menyiapkan teleskop mini tambahan bagi anak-anak yang ingin mencoba langsung melihat permukaan bulan dan kawah-kawahnya.

Atmosfer malam akan dibuat santai namun informatif. Di sela kegiatan pengamatan, pengunjung akan disuguhkan sesi bincang ringan bertema “Bulan dalam Sains dan Budaya”, yang menghadirkan peneliti astronomi dan seniman. Tema ini dipilih agar peserta tidak hanya memahami sisi ilmiah Supermoon, tetapi juga maknanya dalam kebudayaan Nusantara, di mana bulan kerap menjadi simbol kesuburan, ketenangan, dan siklus kehidupan.

Fenomena Supermoon kali ini diperkirakan menjadi yang terakhir di tahun 2025 dan dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia jika cuaca cerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa posisi bulan akan mencapai perigee sekitar pukul 19.25 WIB, sehingga pengamatan terbaik dapat dilakukan antara pukul 19.00 hingga 21.00 malam.

Selain mengamati bulan, pengunjung juga berkesempatan melihat gugusan bintang terang seperti Orion dan Taurus yang mulai muncul menjelang tengah malam. Planetarium akan menyiapkan layar digital untuk menunjukkan posisi rasi bintang tersebut, sekaligus menjelaskan bagaimana masyarakat zaman dahulu mengenal arah dan waktu berdasarkan konstelasi langit.

Tertarik ikut kegiatan ini? Mengutip Instagram @planetariumjkt, berikut informasi cara daftarnya:

Waktu dan Tempat Piknik Malam Planetarium Jakarta

Waktu: Rabu, 5 November 2025 pukul 17.00 WIB-21.00 WIB
Lokasi: Gedung Planetarium dan Observatorium Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.

Kegiatan Piknik Malam Planetarium Jakarta

Tak hanya menyaksikan bulan purnama bersama-sama, peserta piknik malam bisa mengikuti beberapa kegiatan ini:
Pertunjukan Planetarium Mini
Pameran astrofotografi
Talkshow dan diskusi astronomi
Pengamatan supermoon, planet Saturnus dan bintang menggunakan teleskop

Ketentuan Piknik Malam Planetarium Jakarta

Kegiatan terbuka tanpa batasan usia
Kegiatan bersifat gratis tetapi retribusi parkir di TIM tetap berlaku
Satu e-ticket berlaku untuk satu orang (peserta anak-anak dan pendamping masing-masing memiliki e-ticket)
Peserta berusia lebih dari 6 tahun wajib memiliki e-ticket
Setiap e-ticket wajib mencantumkan nama pemegang e-ticket
Dalam 1x registrasi dapat dipesan hingga 4 e-ticket (ulangi registrasi dengan surel yang sama untuk memesan lebih dari jumlah tersebut)

Sesi Pertunjukan Planetarium Mini

Salah satu agenda utama dari kegiatan ini adalah pertunjukkan Planetarium Mini. Akan ada 4 sesi yang digelar.

Setiap sesi maksimal kuota 30 peserta. Untuk mengikuti sesi ini, peserta wajib melakukan registrasi ulang 15 menit sebelum sesi berlangsung. Berikut jadwal setiap sesi:

Sesi 1: 17.00-17.30 WIB
Sesi 2: 17.30-18.00 WIB
Sesi 3: 19.00-19.30 WIB
Sesi 4: 19.30-20.00 WIB

Talkshow dan Pengamatan Saturnus

Talkshow dan diskusi dimulai pukul 19.00 WIB.
Pengamatan berlangsung setelah diskusi yaitu 20.00-21.00 WIB.
Disediakan 3 teleskop yang dapat digunakan peserta secara bergantian dan dipandu oleh petugas observasi.
Pengamatan berlangsung hanya jika kondisi langit cerah.

Cara Ikut Piknik Malam di Planetarium Jakarta

Pendaftaran bisa dilakukan hingga Selasa, 4 November 2025 pukul 19.00. Pendaftaran bisa dilakukan lewat https://linktr.ee/planetariumjkt
Kegiatan “Piknik Malam Supermoon” menjadi simbol kolaborasi antara edukasi, sains, dan rekreasi. Di tengah modernitas kota besar, Planetarium Jakarta berusaha menghadirkan ruang publik yang mempertemukan rasa ingin tahu dan keindahan alam. Lebih dari sekadar tontonan astronomi, acara ini menjadi pengingat bahwa langit di atas Jakarta masih menyimpan keajaiban, asalkan kita mau meluangkan waktu untuk menengadah dan memperhatikannya.
Selamat menonton dan mengikuti dikusi astronomi di Planetarium Jakarta

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like