Presiden Ingin Kemiskinan Ekstrem di RI Hilang

Presiden Prabowo Subianto.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Fokus utama pemerintahannya diarahkan pada kelompok masyarakat yang berada di desil 1 dan desil 2, yakni dua lapisan terbawah dalam struktur kesejahteraan penduduk nasional. Prabowo menargetkan persoalan tersebut dapat diatasi sepenuhnya sebelum masa jabatannya berakhir pada 2029.

Dalam klasifikasi kesejahteraan, desil 1 merujuk pada 10 persen penduduk dengan kondisi ekonomi paling rendah atau sangat miskin. Sementara itu, desil 2 mencakup kelompok masyarakat pada rentang 11–20 persen terbawah yang masih berada dalam kategori miskin. Kedua kelompok ini menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan sosial pemerintahan Prabowo.

Presiden Ingin Hilangkan Kemiskinan Ekstrem

“Cita-cita saya di akhir masa jabatan saya tahun 2029 bahwa mereka yang berada di kemiskinan ekstrem desil 1 dan 2 bisa kita ubah nasibnya, kita bisa hilangkan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Saya percaya itu bisa terjadi,” ujar Prabowo saat meresmikan Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

BACA JUGA: Banjir Jakarta Meluas: 10 RT & 23 Ruas Jalan Terendam

Menurut Prabowo, penghapusan kemiskinan ekstrem bukan sekadar target statistik, melainkan bagian dari visi besar untuk membawa Indonesia naik kelas menjadi negara maju. Ia menilai berbagai capaian nasional selama ini menjadi modal penting untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

“Indonesia berprestasi, Indonesia bisa berprestasi, Indonesia akan berprestasi dan Indonesia akan bangkit menjadi negara yang baik negara yang maju, negara yang sejahtera,” kata Prabowo menegaskan optimisme pemerintah.

Sejalan dengan Tren Penurunan Angka Kemiskinan

Pernyataan tersebut sejalan dengan tren penurunan angka kemiskinan ekstrem yang tercatat dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas), jumlah penduduk yang masuk kategori miskin ekstrem pada Maret 2025 tercatat sebanyak 2,38 juta orang. Angka ini menunjukkan penurunan sekitar 400 ribu orang dibandingkan kondisi September 2024.

Jika ditarik lebih jauh, penurunan jumlah penduduk miskin ekstrem bahkan mencapai 1,18 juta orang dibandingkan Maret 2024. Dari sisi persentase, proporsi penduduk miskin ekstrem terhadap total populasi nasional pada Maret 2025 berada di level 0,85 persen. Angka tersebut turun sekitar 0,14 persen poin dibandingkan September 2024, serta menurun 0,41 persen poin jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penduduk Miskin Memiliki Pengeluaran di Bawah Garis Kemiskinan

Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa penduduk miskin secara umum adalah mereka yang memiliki tingkat pengeluaran per kapita per bulan berada di bawah garis kemiskinan nasional yang ditetapkan pemerintah. Garis tersebut mencerminkan kebutuhan dasar minimum, baik pangan maupun nonpangan. Sementara itu, kategori kemiskinan ekstrem menggunakan standar internasional yang lebih ketat dan menitikberatkan pada kemampuan individu memenuhi kebutuhan hidup paling mendasar.

BACA JUGA: Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Akses Pendidikan Meluas

Selama ini, Presiden menilai penduduk miskin ekstrem didefinisikan sebagai individu dengan pengeluaran per kapita di bawah USD 2,15 PPP (Purchasing Power Parity) per hari, sesuai standar Bank Dunia tahun 2017. Namun, standar tersebut kini telah diperbarui.

Bank Dunia pada Juni 2025 memperkenalkan ambang batas baru untuk mengukur kemiskinan ekstrem, khususnya bagi negara-negara berpendapatan menengah ke bawah, termasuk Indonesia. Dalam standar terbaru tersebut, garis kemiskinan ekstrem ditetapkan pada pengeluaran di bawah USD 3 PPP per hari per Juni 2025.

Dengan perubahan standar dan tren penurunan angka kemiskinan ekstrem, pemerintah optimistis langkah-langkah intervensi yang dilakukan mulai dari pendidikan, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat dapat mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem secara menyeluruh dalam beberapa tahun ke depan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like