PSSI Sebut Target Terdekat Timnas di Tangan John Herdman

Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – PSSI resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih baru Timnas Indonesia, menggantikan Patrick Kluivert yang sebelumnya menakhodai skuad Garuda. Penunjukan ini menandai dimulainya fase baru dalam pembangunan tim nasional, dengan fokus utama pada proses pembentukan tim yang berkelanjutan dan penguatan fondasi permainan dalam jangka menengah.

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa federasi tidak membebani Herdman dengan target instan yang bersifat hasil semata. Menurutnya, agenda terdekat yang diberikan kepada pelatih asal Inggris tersebut lebih menekankan pada proses melatih, membangun kerangka tim, serta memaksimalkan potensi pemain yang sudah ada di skuad Timnas Indonesia saat ini.

PSSI Ingin Beri Waktu untuk Bangun Tim

“Yang pertama, kami ingin dia punya waktu untuk proses melatih dan membangun tim. Kami sepakat menjaga dua tahun ini untuk proses tersebut,” ujar Arya Sinulingga kepada wartawan, Minggu (11/1). Pernyataan itu menegaskan bahwa PSSI ingin memberikan ruang kerja yang cukup bagi Herdman agar dapat menerapkan filosofi kepelatihannya secara optimal tanpa tekanan berlebihan.

BACA JUGA: Presiden Ingin Kemiskinan Ekstrem di RI Hilang

Meski demikian, Arya menyebutkan bahwa dalam periode tersebut terdapat sejumlah agenda penting yang akan menjadi tolok ukur awal kinerja Herdman. Salah satunya adalah partisipasi Timnas Indonesia dalam FIFA Series, yang rencananya akan menghadirkan negara-negara dengan level persaingan tinggi. Ajang tersebut diharapkan menjadi sarana uji coba ideal untuk mengukur perkembangan tim sekaligus mendongkrak peringkat FIFA Indonesia.

“Setelah itu, yang pasti ada FIFA Series, nanti ada negara besar juga yang datang. Mudah-mudahan bisa mendapatkan ranking yang cukup baik. Setelah itu ada Piala AFF, dan tahun depan ada Piala Asia,” lanjut Arya. Rangkaian turnamen tersebut dipandang sebagai jalur pembuktian progres tim, baik dari sisi permainan, mental bertanding, maupun konsistensi hasil.

Kualitas John Herdman Bisa Dibuktikan?

Lebih jauh, Arya Sinulingga menyatakan keyakinannya terhadap kualitas dan rekam jejak Herdman sebagai pelatih. Ia menilai pengalaman Herdman bersama Timnas Kanada, termasuk membawa negara tersebut tampil kompetitif di level internasional, menjadi modal berharga untuk diterapkan di Indonesia. Namun, PSSI tetap memilih bersikap realistis dengan tidak menetapkan target prestasi yang kaku pada tahap awal kepelatihan.

“[Target] untuk membentuk tim. Kita tahu dia sebagai pelatih dikenal dengan pendekatan fleksibel, bisa mengubah strategi beberapa kali dalam satu pertandingan dan itu terbukti,” kata Arya. Menurutnya, fleksibilitas taktik menjadi salah satu keunggulan utama Herdman, terutama dalam menghadapi lawan dengan karakter permainan yang berbeda-beda.

Terkait gaya bermain dan formasi, Arya mengakui bahwa hingga saat ini belum ada gambaran pasti mengenai pola terbaik yang akan diterapkan di Timnas Indonesia. Ia menyebut Herdman masih perlu waktu untuk mengamati karakter pemain, kekuatan kolektif tim, serta kebutuhan taktik yang paling sesuai dengan kondisi sepak bola Indonesia.

PSSI Terus Pantau-Pilih Formasi yang Cocok

“Jadi nanti dia akan melihat formasi yang cocok untuk timnas. Kita juga belum tahu pola terbaiknya seperti apa,” ujar Arya. Hal tersebut menunjukkan bahwa PSSI memberi kebebasan penuh kepada Herdman untuk bereksperimen dan menemukan identitas permainan yang paling efektif bagi skuad Garuda.

Dari sisi kontrak, John Herdman diikat PSSI dengan durasi kerja selama dua tahun. Selain itu, terdapat opsi perpanjangan kontrak selama dua tahun berikutnya, yang akan dievaluasi berdasarkan pencapaian dan perkembangan tim selama periode awal kepelatihannya. Skema kontrak ini mencerminkan pendekatan jangka menengah hingga panjang yang diambil PSSI dalam membangun Timnas Indonesia.

Dengan kehadiran Herdman, PSSI berharap Timnas Indonesia tidak hanya mengejar prestasi sesaat, tetapi juga memiliki struktur tim yang solid, filosofi permainan yang jelas, serta daya saing yang berkelanjutan di level Asia dan internasional. Fokus pada proses diyakini menjadi kunci agar Timnas Indonesia dapat tumbuh secara konsisten dan tidak lagi bergantung pada hasil instan semata.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like