Reuni Akbar 212 Minta Penetapan Status Bencana Nasional

Reuni Akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025). Foto: Youtube Ulama Daily Life
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Panitia Reuni Akbar 212 meminta pemerintah segera menetapkan status bencana nasional di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kami mendukung supaya bencana di Aceh dan Sumatera ini dijadikan statusnya sebagai bencana nasional.”

“Sehingga kita semuanya bisa bahu-membahu dalam meringankan dan memudahkan pembangunan kembali negeri yang telah terdampak bencana alam, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Ketua SC Reuni 212 Ahmad Sobri Lubis di sela acara reuni akbar 212 di Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025).

Seluruh elemen 212, lanjut Sobri, siap turun langsung membantu warga korban bencana, dan mengerahkan relawan untuk membantu pemerintah.

“Apa pun yang bisa kita lakukan, kita siap juga menerjunkan relawan-relawan kami ke daerah-daerah yang memerlukan, Insyaallah,” ucapnya.

Humas Reuni 212 Buya Husein menambahkan, sejumlah relawan sudah terjun ke lokasi bencana.

BACA JUGA: Tahun Ini Reuni Akbar 212 Dimulai Setelah Salat Magrib

“Alhamdulillah terkait relawan, di saat pemerintah belum masuk, relawan-relawan kita dari FPI sudah masuk lebih dulu ke pelosok-pelosok yang tidak bisa ditembus oleh aparat yang jelas-jelas telah ditugaskan oleh pemerintah,” ungkapnya.

Peserta Reuni Akbar 212 juga menggalang dana sumbangan untuk membantu masyarakat korban bencana di Sumatera.

“Penggalangan dana untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Aceh, di Sumatera Utara, Sumatera Barat.”

“Kemudian juga kita melaksanakan penggalangan dana juga untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina, di Sudan,” beber Ahmad Sobri.

Mantan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, ikut menghadiri Reuni Akbar 212 pada Selasa malam.

Rizieq dan keluarganya hadir sekitar pukul 20.10 WIB, dan Pramono tiba sekitar pukul 20.35 WIB.

Peserta Reuni Akbar 212 sempat menggelar salat gaib untuk korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Massa menggelar salat gaib setelah menggelar Salat Isya. Massa juga menggelar salat magrib berjamaah di lokasi.

Selamatkan Indonesia dari Penjahat

Tema Reuni Akbar 212 tahun ini adalah Revolusi Akhlak untuk Selamatkan Indonesia dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah.

Humas Reuni Akbar 212 Buya Husein menjelaskan, narasi perlawanan terhadap penjahat dan penjajah menjadi tajuk utama pergerakan mereka kali ini.

“Ada dua tema penting, tema dalam negeri dan tema luar negeri,” ujar Buya Husein.

Terkait isu domestik, pihak panitia secara spesifik menyoroti kinerja pemerintah di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Mereka mendesak presiden bertindak tegas terhadap oknum-oknum ‘penjahat’ yang merusak tatanan bangsa melalui praktik rasuah dan kemungkaran.

“Tema dalam negeri, kami menuntut kepada Bapak Presiden Prabowo agar tegas menindak mereka-mereka yang berbuat kemungkaran, yang korupsi, dan agar peduli juga terhadap bencana-bencana termasuk bencana yang menimpa saudara-saudara kita yang ada di Sumatera,” jelas Buya Husein.

BACA JUGA: Banjir Sumatera Jadi Momentum Evaluasi Pengelolaan Hutan

Steering Committee Reuni Akbar 212 KH Ahmad Sobri Lubis menekankan dimensi spiritual yang mendalam dari perhelatan akbar ini.

Ia menilai acara ini menjadi momentum umat Muslim bermunajat, karena beratnya beban penderitaan yang ditanggung oleh bangsa Indonesia.

“Memang acara ini adalah betul-betul kami tujukan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.”

“Betapa banyak penderitaan yang dialami oleh bangsa ini, dan betapa beratnya untuk memperbaiki negara ini.”

“Nah, kita meminta kepada siapa? Kita enggak ada yang lain.”

“Kita hanya meminta kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, (agar) banyak memberi hidayah kepada para penguasa di negeri ini, agar Allah berikan kemudahan kepada mereka memperbaiki negeri ini.”

“Itu tujuannya kami, mengetuk pintu langit,” tutur Sobri. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like