Rosan Roeslani Lapor soal Perkembangan Haji ke Prabowo

Presiden Prabowo Subianto bertemu Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani di kediaman Prabowo.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani di kediaman pribadinya yang berlokasi di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan, pada Sabtu (27/12) malam.

Pertemuan tersebut dibagikan melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet. Dalam unggahan itu terlihat Presiden Prabowo mengenakan batik tengah berbincang dengan Rosan yang memakai pakaian berwarna biru.

Kunjungan Rosan Roeslani Dikabarkan Sekretariat Kabinet

“Presiden Prabowo menerima Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Roeslani di kediaman Kertanegara pada hari Sabtu malam, 27 Desember 2025,” tulis Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

BACA JUGA: Lapor Pajak Pakai Coretax Mulai 1 Januari 2026

Teddy menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo meminta laporan terkait perkembangan rencana pembangunan kampung haji di Makkah. Pembahasan mencakup penentuan titik lokasi menara, luas area, hingga tahapan pelaksanaan proyek pembangunan.

“Menteri Rosan menyampaikan bahwa atas inisiatif dan diplomasi Presiden Prabowo, Pemerintah Saudi mendukung penuh program tersebut. Terutama setelah Putra Mahkota Muhammad Bin Salman berkomunikasi melalui telepon dengan Presiden Prabowo pada 8 Desember lalu,” lanjut Teddy.

Lakukan Empat Kali Pertemuan dengan Arab Saudi

Ia juga menjelaskan bahwa Rosan sebelumnya telah melakukan empat kali pertemuan dengan Pemerintah Arab Saudi untuk membahas rencana pembangunan tersebut.

“Presiden Prabowo menginginkan seluruh jemaah Haji Indonesia harus memiliki tempat & fasilitas penginapan nyaman tersendiri saat melaksanakan Ibadah Haji dengan lokasi yang cukup dekat dengan Masjidil Haram,” ucapnya.

Selain itu, Teddy menambahkan bahwa Presiden Prabowo turut meminta laporan mengenai pembangunan 15.000 unit hunian yang secara khusus dibangun oleh Danantara bagi warga terdampak di Sumatera.

“Menteri Rosan menyampaikan setidaknya 500 hunian akan siap pada minggu ini beriringan dengan pembangunan hunian lainnya. Hunian lainnya juga sedang dibangun oleh BNPB, Kementerian PU serta Kementerian Perumahan,” tandasnya.

Perhatian Khusus Terhadap Dua Agenda Besar

Pemerintah menegaskan keseriusannya dalam memastikan berbagai program strategis berjalan sesuai rencana dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Pembahasan antara Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menunjukkan perhatian khusus terhadap dua agenda besar, yakni peningkatan layanan ibadah haji bagi jemaah Indonesia serta percepatan pembangunan hunian bagi warga terdampak bencana di Sumatera.

Rencana pembangunan kampung haji di Makkah menjadi salah satu fokus utama. Proyek ini tidak hanya dipandang sebagai upaya penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga sebagai bentuk komitmen negara dalam meningkatkan kenyamanan dan kualitas layanan ibadah bagi jemaah haji Indonesia.

Dukungan penuh dari Pemerintah Arab Saudi, yang diperoleh melalui inisiatif dan diplomasi Presiden Prabowo, menjadi modal penting bagi kelancaran program tersebut. Sejumlah pertemuan intensif yang telah dilakukan dengan otoritas Saudi menandai bahwa pembahasan telah memasuki tahap yang lebih konkret, mulai dari penentuan lokasi hingga aspek teknis pembangunan.

BACA JUGA: Thailand dan Kamboja Gencatan Senjata, 72 Jam Pertama Krusial

Di sisi lain, laporan mengenai pembangunan hunian bagi warga terdampak di Sumatera mencerminkan upaya pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat pascabencana. Kesiapan ratusan unit hunian dalam waktu dekat menjadi sinyal bahwa proses pembangunan terus berjalan, didukung oleh kolaborasi lintas lembaga, termasuk BNPB, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Perumahan. Sinergi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak.

Secara keseluruhan, pertemuan di kediaman Presiden itu mencerminkan pola kerja pemerintah yang menekankan koordinasi langsung, evaluasi berkala, serta pengawalan terhadap proyek-proyek prioritas. Dengan adanya laporan terkini dan arahan langsung dari Presiden, pelaksanaan program diharapkan dapat berjalan lebih terukur dan tepat sasaran.

Ke depan, pemerintah menargetkan agar setiap inisiatif strategis, baik di dalam maupun luar negeri, mampu memberikan dampak nyata bagi kepentingan nasional serta kesejahteraan masyarakat luas.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like