Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Akan Salat Idul Fitri di Aceh

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan terkait agenda Presiden Prabowo Subianto dalam perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Aceh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Informasi ini disampaikan sebagai bagian dari agenda resmi Presiden dalam menyambut hari raya umat Islam yang penuh makna tersebut.

“Insyaallah akan salat Idul Fitri di Aceh besok pagi,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya kepada media pada Jumat (20/3). Pernyataan ini sekaligus menegaskan rencana Presiden untuk merayakan momen Idul Fitri di luar ibu kota, berbeda dari kebiasaan sebelumnya yang sering terpusat di Jakarta.

Presiden Habiskan Malam Takbiran di Wilayah Lain

Meski salat Id akan dilaksanakan di Aceh, Presiden diketahui akan menghabiskan malam takbiran di wilayah lain, yakni Sumatera Utara. Teddy membenarkan rencana tersebut, namun belum memberikan rincian lebih lanjut terkait agenda maupun pihak-pihak yang akan mendampingi Presiden selama rangkaian kegiatan berlangsung.

BACA JUGA: Hindari Dehidrasi Akibat Cuaca Panas dengan Langkah Ini

“Iya betul, Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatera Utara,” ujarnya singkat. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai lokasi spesifik kegiatan takbiran maupun agenda tambahan yang akan dihadiri Presiden di provinsi tersebut.

Rangkaian kegiatan ini menunjukkan bahwa Presiden Prabowo memilih untuk merayakan Idul Fitri di dua wilayah berbeda di Pulau Sumatra. Langkah ini dinilai sebagai bentuk upaya untuk lebih dekat dengan masyarakat di daerah, sekaligus memperkuat kehadiran pemerintah pusat di berbagai wilayah Indonesia.

Seskab Teddy Sebut Pelaksanaan Salat Id Berbeda dengan Tahun Lalu

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, terdapat perbedaan signifikan dalam lokasi pelaksanaan salat Id Presiden. Pada Idul Fitri tahun lalu, Prabowo melaksanakan salat Id di Masjid Istiqlal. Saat itu, ia didampingi oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka serta sejumlah pejabat negara lainnya.

Untuk tahun ini, Presiden dan Wakil Presiden diperkirakan akan melaksanakan salat Id di lokasi yang berbeda. Informasi tersebut diperkuat oleh pernyataan Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga menjabat sebagai Menteri Agama, Nasaruddin Umar. Ia menyampaikan bahwa Wakil Presiden Gibran akan melaksanakan salat Idul Fitri di Masjid Istiqlal bersama sejumlah pejabat tinggi negara.

“Yang pasti besok insyaallah di sini Wakil Presiden bersama pejabat tinggi negara, banyak sekali yang akan melaksanakan salat di sini,” ujar Nasaruddin dalam konferensi pers di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (20/3/2026).

Pembagian Peran Simbolis Sapa Masyarakat

Perbedaan lokasi antara Presiden dan Wakil Presiden dalam pelaksanaan salat Id ini mencerminkan pembagian peran simbolis dalam menyapa masyarakat di berbagai wilayah. Presiden hadir di daerah, sementara Wakil Presiden tetap berada di pusat pemerintahan bersama para pejabat negara.

Selain itu, keputusan Presiden untuk melaksanakan salat Id di Aceh juga memiliki makna tersendiri. Aceh dikenal sebagai daerah dengan kekhususan dalam penerapan syariat Islam, sehingga kehadiran Presiden di sana dinilai sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan dan kultural yang kuat di wilayah tersebut.

BACA JUGA: Vladimir Putin Sebut Ali Larijani Sahabat Sejati Rusia

Momentum Idul Fitri juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mempererat hubungan dengan masyarakat. Kehadiran Presiden di daerah diharapkan tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga membawa pesan persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

Di sisi lain, pelaksanaan kegiatan Presiden di luar Jakarta tentu membutuhkan persiapan dan pengamanan yang matang. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan aman.

Secara keseluruhan, agenda Presiden Prabowo dalam merayakan Idul Fitri tahun ini mencerminkan pendekatan yang lebih merata dan inklusif. Dengan hadir di Aceh dan Sumatera Utara, Presiden tidak hanya menjalankan ibadah, tetapi juga memperkuat kedekatan dengan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like