NarayaPost – Timnas Indonesia kini hanya berjarak 180 menit dari mimpi besar tampil di Piala Dunia 2026. Bermain di ajang sepak bola paling bergengsi dunia bukan lagi hal mustahil bagi Skuad Garuda. Dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 4, pasukan Patrick Kluivert tergabung di Grup B bersama Arab Saudi dan Irak.
Hanya tim yang menjadi juara grup yang berhak lolos langsung ke Piala Dunia 2026, sementara runner-up akan beradu dengan runner-up Grup A untuk memperebutkan tiket play-off melawan wakil dari konfederasi lain.
Berdasarkan ranking FIFA per 18 September, Indonesia menempati posisi ke-119, sedangkan Irak berada di urutan ke-58 dan Arab Saudi di peringkat ke-59. Menariknya, Arab Saudi gagal menaklukkan Indonesia di Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Saat itu, Indonesia menahan imbang Arab Saudi 1-1 di laga tandang dan menang 2-0 di Jakarta.
BACA JUGA: Kekayaan RI Ingin Dikuasai Warga Asing, Ini Kata Prabowo
Catatan positif ini tentu menjadi modal kepercayaan diri Indonesia untuk menghadapi Round 4. Apalagi kini skuad Garuda telah diperkuat pemain baru seperti Joey Pelupessy, Dean James, Ole Romeny, Mauro Zijlstra, dan Miliano Jonathans nama-nama yang belum ada pada dua pertemuan sebelumnya melawan Arab Saudi.
Sementara itu, menghadapi Irak juga tak perlu terlalu dikhawatirkan. Meski Indonesia sempat kalah dua kali di Round 2, yakni 1-5 di markas Irak dan 0-2 di Jakarta, kekalahan itu terjadi saat tim belum diperkuat banyak pemain naturalisasi. Dalam laga kandang, dua gol Irak juga berasal dari penalti dan kesalahan individu, ditambah Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Jordi Amat mendapat kartu merah pada menit ke-59, hanya lima menit setelah Irak unggul dari titik putih.
Di laga tersebut, Jay Idzes bahkan tidak turun bermain karena baru saja tiba usai membawa Venezia promosi ke Serie A. Kini, dengan komposisi tim yang jauh lebih kuat dan solid, bukan tidak mungkin Indonesia akan mampu mencetak kejutan besar di pentas dunia.
Dengan kekuatan tim yang semakin solid, kehadiran pemain baru yang berpengalaman di Eropa, serta mentalitas juang yang terus tumbuh, peluang Indonesia untuk mencatat sejarah di Piala Dunia 2026 terbuka lebar. Catatan apik melawan Arab Saudi menjadi bukti bahwa tim Merah-Putih mampu bersaing dengan kekuatan besar Asia.
BACA JUGA: Tata Kelola Pelaksanaan MBG Akan Dinaungi Aturan Resmi
Kekalahan dari Irak di babak sebelumnya pun menjadi pelajaran berharga yang kini dihadapi dengan kedewasaan taktik dan kedalaman skuad yang lebih matang. Sampai kini, beberapa pemain Timnas telah sampai di Jeddah untuk menjalani pemusatan latihan, beberapa yang lain menyusul bergabung. Sebab, pemain abroad masih memiliki sisa laga yang harus dilakoni bersama klubnya.
Patrick Kluivert memiliki misi besar membawa Indonesia menembus batas dan mengubah pandangan dunia terhadap sepak bola nasional. Dukungan penuh dari suporter, performa konsisten para pemain, dan semangat pantang menyerah menjadi modal penting menuju impian itu.
Jika performa seperti saat melawan Arab Saudi bisa dipertahankan, maka bukan tidak mungkin Garuda akan terbang tinggi di kancah global. Kini, 180 menit yang tersisa menuju Piala Dunia bukan sekadar angka, melainkan simbol harapan dan kebangkitan sepak bola Indonesia.