Toyota Sumbang Pajak ke Negara Sampai Rp 23 Triliun per Tahun

750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Toyota dinilai memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain menyerap ratusan ribu tenaga kerja lokal, perusahaan otomotif asal Jepang itu juga berkontribusi besar terhadap penerimaan negara dengan setoran pajak mencapai Rp 23 triliun per tahun.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang memberikan apresiasi tinggi atas kiprahnya di Indonesia. “Bayar pajaknya sekitar Rp 23 triliun per tahun. Ini Toyota Motor dan Toyota Astra kelihatannya, jadi cukup signifikan lah,” ujar Menko Airlangga saat memberikan keterangan di pabrik Toyota Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/10/2025).

Produksi Toyota Capai 300 Ribu Unit per Tahun

Airlangga menjelaskan bahwa Toyota telah memproduksi 300 ribu unit kendaraan per tahun dengan pangsa pasar 32 persen. Tak hanya itu, ekosistem industri Toyota juga melibatkan sekitar 360 ribu tenaga kerja di berbagai sektor pendukung. “Kemudian dengan ekosistem supply chain di dalam negeri, termasuk industri kecil dan menengah, mulai dari tier 2 seperti pabrik baja, plastik, ban, dan kaca ada 540 supplier di tier 2 dan 240 di tier 1. Jadi ini apresiasi,” tambahnya.

BACA JUGA: Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert Minta Anak Asuhnya Bangkit

Selain menyoroti kontribusi Toyota, Airlangga turut memaparkan kondisi ekonomi nasional yang dinilainya stabil. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi mencapai lima persen, inflasi terjaga di angka 2,5 persen, dan rasio utang hanya 38,8 persen. “Neraca perdagangan positif, tingkat pengangguran terbuka turun sejak 1998. Jadi secara makro Indonesia aman, sehingga Toyota bisa investasi hingga 50 tahun ke depan,” ujarnya.

Sejarah Baru, Ekspor Mobil Sampai 3 Juta Unit

Kabar baik juga datang dari PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang mencatat sejarah baru dengan ekspor mobil mencapai 3 juta unit. Pencapaian ini dirayakan dalam seremoni di Karawang. Presiden Direktur Toyota Motor Corporation (TMC) Koji Sato menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. “Mewakili Toyota Group, kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas bantuannya dan seluruh partner kami selama 50 tahun lebih,” tutur Koji Sato.

Kontribusi Jadi Peran Besar di Sektor Manufaktur

Kontribusi industri otomotif asal Jepang tersebut menjadi bukti nyata peran besar sektor manufaktur dalam memperkuat perekonomian Indonesia. Dengan kemampuan produksi ratusan ribu unit kendaraan setiap tahunnya dan jaringan pemasok yang luas hingga ratusan perusahaan lokal, keberadaannya mampu menggerakkan rantai pasok nasional dari hulu ke hilir.

BACA JUGA: 5 Wilayah Indonesia Waspada Tsunami Imbas Gempa Filipina

Tak hanya menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, perusahaan ini juga memberikan sumbangsih signifikan terhadap penerimaan negara melalui setoran pajak yang mencapai puluhan triliun rupiah per tahun. Pajak yang diterima oleh negara Indonesia bahkan disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Airlangga Hartarto.

Pemerintah pun menilai bahwa keberhasilan tersebut sejalan dengan stabilitas ekonomi nasional yang terus terjaga. Pertumbuhan ekonomi yang berada di kisaran lima persen, inflasi rendah, dan defisit anggaran yang terkendali menjadi faktor pendukung bagi iklim investasi jangka panjang. Keberlanjutan investasi hingga beberapa dekade ke depan menunjukkan keyakinan kuat terhadap prospek ekonomi Indonesia yang positif.

Selain itu, pencapaian ekspor kendaraan yang menembus jutaan unit menjadi tonggak penting dalam perjalanan industri otomotif nasional. Hal ini membuktikan bahwa produk buatan anak bangsa mampu bersaing di pasar global dan mendapat kepercayaan internasional. Dengan kerja sama erat antara pemerintah dan pelaku industri, potensi besar ini diharapkan terus berkembang demi memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat produksi otomotif di kawasan Asia.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like