Trump Pertimbangkan Serangan Militer Terbatas untuk Tekan Iran

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang mempertimbangkan serangan militer terbatas, untuk menekan Iran agar membuat kesepakatan. Foto: yahoo.com
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang mempertimbangkan serangan militer terbatas, untuk menekan Iran agar membuat kesepakatan.

“Saya rasa bisa dibilang saya sedang mempertimbangkannya,” ujar Trump kepada awak media di Gedung Putih, Jumat (20/2/2026).

The Wall Street Journal pada Kamis (19/2/2026) melaporkan, Trump sedang mempertimbangkan serangan militer terbatas tahap awal, terhadap situs pemerintah atau militer Iran.

Menurut laporan tersebut, jika Iran tetap menolak memenuhi tuntutan nuklir AS, pemerintahan Trump akan merespons dengan kampanye ekstensif terhadap fasilitas pemerintah Iran, yang berpotensi ditargetkan untuk menggulingkan pemerintahan di Teheran.

Trump mengatakan pada Kamis, 10 hingga 15 hari merupakan waktu yang cukup bagi Teheran untuk mencapai kesepakatan dengan AS.

“Kami akan mencapai kesepakatan atau mendapatkan kesepakatan, bagaimanapun caranya,” tegas Trump.

BACA JUGA: Amerika Dikabarkan Siap Serang Iran Akhir Pekan Ini

Trump belum mengambil keputusan soal perintah serangan dalam skala apa pun, meskipun dirinya sedang mempertimbangkan beberapa opsi, mulai dari operasi serangan selama sepekan untuk memaksa pergantian rezim, hingga gelombang serangan dengan skala lebih kecil, yang menargetkan fasilitas pemerintah dan militer Iran.

Pergantian rezim di Iran merupakan hal terbaik yang dapat terjadi, kata Trump pekan lalu.

Seorang penasihat Trump memperkirakan adanya peluang 90 persen  serangan akan terjadi dalam beberapa pekan ke depan jika perundingan gagal.

Dia juga mengatakan serangan AS dapat melibatkan operasi berskala besar selama beberapa pekan, yang berpotensi dilakukan bersama Israel.

Trump telah memerintahkan peningkatan kekuatan militer besar-besaran di Timur Tengah.

Banyak pihak yang meyakini peningkatan tersebut membuat Trump sulit mundur tanpa adanya konsesi besar dari Iran.

Kapal induk USS Gerald R Ford mendekati Gibraltar pada Rabu lalu dalam perjalanan dari Karibia, untuk bergabung dengan kapal induk USS Abraham Lincoln di perairan dekat Iran, seperti dilaporkan media setempat.

Dampak Serius

Uni Eropa memperingatkan, setiap eskalasi militer terkait ketegangan atas program nuklir Iran, akan menimbulkan dampak serius terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah, seraya menyatakan dukungan terhadap upaya diplomatik antara Washington dan Teheran.

“Kami menyambut baik laporan mengenai kemajuan dalam perundingan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran, yang sepenuhnya kami dukung,” ujar juru bicara Komisi Eropa Anouar El Anouni kepada wartawan, Kamis.

Ia menegaskan, diplomasi tetap menjadi satu-satunya jalan yang memungkinkan untuk ditempuh.

“Sudah saatnya Iran menunjukkan keseriusan dalam menanggapi kekhawatiran komunitas internasional,” cetusnya.

Menyoroti risiko meningkatnya ketegangan, El Anouni menekankan eskalasi militer berpotensi menimbulkan dampak besar terhadap stabilitas kawasan.

Ia kembali menegaskan komitmen kuat Uni Eropa terhadap perdamaian, keamanan, dan stabilitas di Timur Tengah, serta mendesak semua pihak bertindak secara bertanggung jawab.

BACA JUGA: Trump Dukung Israel Serang Rudal Balistik Iran

“Sangat penting bagi semua pihak untuk mematuhi hukum internasional, menahan diri, dan tidak mengambil tindakan apa pun yang dapat memicu eskalasi baru di Timur Tengah,” ujar El Anouni.

Washington telah meningkatkan secara signifikan kehadiran militer di kawasan Timur Tengah, dengan mengerahkan kelompok tempur kapal induk USS Abraham Lincoln.

Kapal induk USS Gerald R Ford juga dilaporkan tengah menuju kawasan tersebut, bersama tambahan armada jet tempur.

Pertemuan di Jenewa, Swiss, merupakan putaran kedua perundingan sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu.

Putaran pertama digelar di Muscat, Oman, pada 6 Februari 2026. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like