Ukraina Jadikan Jaminan Keamanan Prioritas Utama

Delegasi Ukraina menerima kerangka kerja pembicaraan trilateral yang melibatkan Rusia dan Amerika Serikat, dengan jaminan keamanan menjadi prioritas bagi Kiev. Foto: wsj.net
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Delegasi Ukraina menerima kerangka kerja pembicaraan trilateral yang melibatkan Rusia dan Amerika Serikat (AS), dengan jaminan keamanan menjadi prioritas bagi Kiev.

“Pertemuan trilateral dijadwalkan berlangsung pekan ini.”

“Delegasi Ukraina telah memiliki kerangka kerja yang diperlukan untuk pembahasan.”

“Ukraina membutuhkan jaminan keamanan; ini merupakan prioritas utama,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dalam sebuah video yang dipublikasikan melalui kanal Telegram miliknya.

Zelenskyy lantas mengumbar caci maki terhadap para elite Rusia yang tinggal di Eropa dan AS, dan menyuruh mereka pulang ke Rusia.

Kemarahan ini disampaikan menjelang upaya baru mencapai kesepakatan perdamaian Moskow-Kyiv.

Dalam pernyataan kasar yang diunggah di media sosial pada Senin, Zelenskyy mendesak AS dan negara-negara Eropa menjatuhkan sanksi kepada raksasa energi nuklir negara Rusia, Rosatom, dan individu-individu Rusia yang mengambil keuntungan dari operasinya saat tinggal di negara-negara Barat.

“Enyahlah ke Rusia. Pulanglah. Kalian tidak menghormati siapa pun di Amerika Serikat.”

“Kalian tidak menghormati Ukraina atau Eropa. Pulanglah,” tulis Zelenskyy, dikutip dari Newsweek, Selasa (17/2/2026).

Putaran ketiga perundingan perdamaian trilateral antara AS, Ukraina, dan Rusia yang bertujuan untuk mengakhiri perang, akan digelar pada 17-18 Februari di Jenewa, Swiss.

Ukraina telah lama mendorong negara-negara Barat memberikan tekanan ekonomi yang lebih besar kepada Rusia, sehingga membatasi keuntungan yang dapat diakses Moskow dari industri energinya untuk mendanai upaya perangnya.

Presiden AS Donald Trump telah menjatuhkan sanksi kepada Lukoil dan Rosneft, perusahaan minyak terbesar Rusia, pada 2025, karena frustrasi atas kurangnya kemajuan menuju kesepakatan perdamaian.

BACA JUGA: Ukraina Siap Serahkan Sebagian Wilayah kepada Rusia

Trump umumnya menghindari tekanan terhadap Rusia untuk bernegosiasi dengan Ukraina, dan Zelensky mengatakan pada Sabtu pekan lalu, Washington terlalu sering mencoba membuat Kyiv mengalah kepada Moskow.

Zelenskyy memuji sanksi Trump sebelumnya terhadap Lukoil dan Rosneft, tetapi mengatakan presiden AS dapat menargetkan seluruh energi Rusia, khususnya energi nuklir.

“Ini akan menjadi pesan yang kuat bagi Eropa.”

“Sanksi penuh berarti sanksi lengkap,” imbuhnya.

Uni Eropa telah menjatuhkan sanksi bertubi-tubi kepada Rusia dan berkomitmen untuk menghentikan semua impor minyak dan gas Rusia pada akhir 2027.

Blok tersebut juga mengatakan akan menghapus energi nuklir Rusia secara bertahap.

Eropa masih bergantung pada Moskow untuk memasok antara seperlima dan seperempat impor uranium yang diperkaya.

Pemerintah AS sebelumnya di bawah Presiden Joe Biden, melarang impor uranium yang diperkaya rendah (LEU) dari Rusia, kecuali dalam kasus-kasus di mana hal itu dianggap perlu oleh menteri energi AS.

Impor uranium yang diperkaya dari Rusia oleh AS turun sekitar setengahnya pada 2024, dibandingkan tahun sebelumnya, menurut World Nuclear Industry Status Report yang diterbitkan pada November 2025.

Rusia sempat memblokir ekspor uranium yang diperkaya ke AS pada akhir 2024, sebelum perdagangan dilanjutkan.

Topik Lebih Luas

Pada Jumat, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengumumkan putaran baru perundingan antara Rusia, AS, dan Ukraina akan digelar di Jenewa pada 17–18 Februari 2026.

Delegasi Rusia akan dipimpin oleh pejabat tinggi kepresidenan, Vladimir Medinsky.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada 10 Februari mengatakan, jaminan keamanan bagi Ukraina saat ini tidak lagi merujuk pada keamanan pan-Eropa, melainkan pada kelanjutan konflik melawan Rusia.

Lavrov mengingatkan dalam pembicaraan dengan pihak Ukraina di Istanbul pada April 2022, isu jaminan keamanan menjadi pokok utama.

Menurut Lavrov, hal tersebut dapat diterima Moskow karena benar-benar berkaitan dengan format kolektif dalam bidang jaminan keamanan.

Namun, ia menambahkan kini seluruh hal tersebut telah dikesampingkan.

Peskov pada Senin mengatakan, negosiasi Jenewa mengenai Ukraina akan mencakup berbagai topik yang lebih luas dibandingkan dengan putaran di Abu Dhabi, termasuk isu-isu kunci terkait wilayah.

Dia mengatakan, pembahasan isu-isu tersebut membutuhkan kehadiran kepala delegasi Rusia, yang absen dari pembicaraan di Uni Emirat Arab.

“Pertemuan kali ini dimaksudkan untuk membahas spektrum pertanyaan yang lebih luas, termasuk, sebenarnya, isu-isu utama yang menyangkut wilayah dan segala hal lainnya.”

“Ini terkait dengan kebutuhan kami.”

“Di sini kami membutuhkan kehadiran kepala negosiator, yaitu Vladimir Medinsky,” ucap Peskov dalam konferensi pers di Moskow.

Untuk mendukung agenda tersebut, Rusia akan memperluas komposisi delegasinya dengan membawa Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin serta Kepala Direktorat Intelijen Utama Staf Umum Igor Kostyukov bergabung dalam tim.

BACA JUGA: Rusia Minta Ukraina Jadi Negara Netral dan Bersahabat

“Delegasi memang akan diperluas kali ini.”

“Selain Medinsky, akan ada juga Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin dan pejabat lainnya,” ungkapnya.

Ketika ditanya mengapa Medinsky tidak berpartisipasi dalam putaran sebelumnya di Abu Dhabi, Peskov mengatakan itu karena mereka secara khusus fokus pada masalah keamanan.

Medinsky terus memimpin delegasi negosiasi Rusia tentang Ukraina, katanya.

Sementara, utusan presiden Kirill Dmitriev, juga akan ikut serta dalam negosiasi Jenewa.

Ia akan bekerja secara terpisah dalam kelompok kerja sama ekonomi dengan AS, menurut Peskov.

Presiden Vladimir Putin terus berhubungan dengan para negosiator mengenai penyelesaian Ukraina, dan mereka menerima instruksi terperinci menjelang keberangkatan, katanya.

Putaran awal konsultasi keamanan trilateral antara Rusia, Ukraina, dan AS sebelumnya diadakan pada 23-24 Januari di Abu Dhabi, dan putaran kedua berlanjut di tempat yang sama pada 4-5 Februari. (*)

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like