Gaya Anggota DPRD Gorontalo Ingin Rampok Uang Rakyat Berakhir Dipecat

750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Viral video gaya anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu ingin merampok uang negara agar semakin miskin berujung panjang. PDIP resmi memecatnya dan segera melakukan pergantian antar waktu (PAW). Kasus yang bermula dari beredarnya video itu Wahyudin tengah mengemudikan mobil menuju Makassar.

Dalam video itu, Wahyudin sedang bersama seorang wanita. “Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini. Kita habiskan aja biar negara ini semakin miskin,” kata Wahyudin dalam video yang viral tersebut dilihat NarayaPost, Minggu, (21/9/2025).

Usai mengatakan itu, keduanya tertawa di dalam mobil. Tampak, Wahyudin terdengar mengaku sedang bersama wanita berstatus hubungan gelap alias hugel. Beberapa waktu kemudian, Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo lalu memeriksa dan meminta klarifikasi Wahyudin.

BACA JUGA: Habib Rizieq Disambut Sholawat di Tarakan, Massa Putih Penuhi Dermaga

Gaya Anggota DPRD Viral Berujung Klarifikasi

Saat diperiksa, Wahyudin mengaku tengah mabuk dan tidak mengetahui bahwa itu sedang direkam. “Nah, kami lihat bahwa di mobil itu ada botol minuman. Kami kejar, apakah saudara telah mengonsumsi minuman keras? Yang bersangkutan menyampaikan dari tadi malam dia minum-minuman keras sampai besok paginya itu,” kata Ketua BK DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilarna.

Fikram mengatakan, yang bersangkutan menyampaikan saat ditanya bahwa ia tidak sadar dan tidak mengetahui bahwa itu direkam. Pihaknya telah menyelidiki video itu secara utuh. Lalu, BK DPRD Provinsi Gorontalo akan membawa kasus ini ke persidangan.

“Semua data sudah ada di kita dan kita akan bicarakan pada rapat internal bagaimana tindak lanjutnya. Kita sidangkan dan pasti keputusannya,” tegas dia.

Wahyudin Moridu Sampaikan Permintaan Maaf

Wahyudin Moridu meminta maaf karena ucapannya yang viral setelah mengaku hendak merampok uang negara dengan dalih memiskinkan negara. Ia juga mengklarifikasi bahwa dirinya menyinggung masyarakat Gorontalo. Dirinya lalu menyampaikan klarifikasi itu dalam akun TikTok pribadinya.

“Saya, Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo, saya didampingi istri saya. Dengan ini, atas nama pribadi dan keluarga, saya memohon maaf atas video yang telah diviralkan di media sosial TikTok beberapa waktu lalu. Sesungguhnya, Bapak dan Ibu sekalian, saya tidak berniat untuk melecehkan ataupun menyinggung masyarakat Gorontalo,” urai Wahyudin Moridu dalam klarifikasinya, Jumat, (19/9/2025).

Ia mengaku, kejadian ini murni kesalahannya, ia juga menyampaikan permohonan maaf dan siap menanggung konsekuensinya. “Semua ini murni kesalahan saya bapak ibu sekalian dan atas kejadian inid ari hati paling dalam saya memohonkan maaf kepada bapak ibu sekalian. Saya dan keluarga dan teman-teman saya memohonkan maaf dan saya bersama istri saya siap menanggung konsekuensi yang ditimbulkan atas video ini,” jelas dia.

Gaya Anggota DPRD Berujung Dipecat hingga PAW

Setelah kejadian itu, DPP PDIP memutuskan memecat anggota DPRD Gorontalo, Wahyudin Moridu viral ingin merampok uang negara dan membuat negara semakin miskin. DPP PDIP mengatakan, tidak akan memberi toleransi perbuatan yang melukai hati rakyat.

BACA JUGA: Mengapa KPK Belum Tetapkan Tersangka Soal Kasus Kuota Haji Sampai Sekarang?

“Namanya Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo. Jadi memang yang bersangkutan telah dilakukan klarifikasi oleh DPRD Gorontalo dan DPD sudah menyampaikan laporan kepada DPP, memohon untuk diambil tindakan organisasi atas perbuatannya,” ungkap Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarudin Watubun, Sabtu, (20/9/2025).

Komarudin menambahkan, PDIP telah mengeluarkan sanksi pemecatan terhadap Wahyudin. Pun, partainya akan segera melakukan pergantian antar waktu (PAW). “Dan komite etik dan disiplin telah merekomendasi-kan kepada DPP dan hari ini DPP mengeluarkan surat pemecatan kepada yang bersangkutan, dan dalam waktu dekat segera dilakukan PAW,” tutup dia.

Langkah PDIP Tegaskan Berpihak ke Rakyat

Meski Wahyudin telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik usai memberi pernyataan tersebut hingga viral, namun PDIP tak memberi celah. Secara langsung, partai memecatnya sebagai anggota DPRD Provinsi Gorontalo, serta segera melakukan PAW (Pergantian Antar Waktu) secepat mungkin.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like