NarayaPost – Uya Kuya akhirnya angkat bicara terkait kabar yang beredar luas di media sosial yang menyebut dirinya memiliki ratusan dapur MBG. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks yang telah merugikan nama baiknya di mata publik.
Dalam keterangannya di Gedung DPR RI, Selasa (21/4), Uya mengaku cukup terkejut dengan narasi yang berkembang. Ia menyebut banyak warganet yang langsung menilai dirinya secara negatif tanpa melakukan verifikasi terlebih dahulu. “Ya orang-orang di sosial media kan tulisannya ‘wah gila kapitalis banget nih’. Kayak dibilang sampai punya dapur segitu banyak,” ujarnya.
Menurut Uya, tuduhan tersebut tidak hanya berlebihan, tetapi juga tidak masuk akal. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya tidak memiliki satu pun dapur MBG seperti yang dituduhkan. Klarifikasi ini disampaikan secara terbuka agar tidak ada lagi kesalahpahaman yang terus berlarut di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Hashim Beberkan Latar Belakang Gagasan Program MBG oleh Prabowo
“Ini saya tekankan, sampai sekarang, sampai saat ini, tidak ada satu pun dapur MBG yang saya punya. Ya bingung, sampai sekarang kita sudah ngomong ini enggak ada,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa dirinya baru memberikan pernyataan resmi di hadapan publik agar isu tersebut bisa segera diluruskan.
Lebih lanjut, Uya juga menjelaskan bahwa bisnis kuliner yang ia jalankan saat ini hanya terbatas pada satu usaha restoran yang dimilikinya. Ia menyebut restoran tersebut bernama Asli Rasa dan hingga kini belum melakukan ekspansi besar-besaran. “Saya cuma punya satu dapur, restoran Asli Rasa,” tambahnya.
Uya juga mengaku tidak memiliki ketertarikan untuk terjun ke bisnis dapur MBG dalam waktu dekat. Bahkan, ia baru mulai mencari tahu informasi terkait konsep dan syarat pendirian dapur MBG setelah isu tersebut ramai diperbincangkan. Hal ini menunjukkan bahwa kabar yang beredar sama sekali tidak berdasar.
“Enggak, belum kepikiran. Saya punya dapur restoran Asli Rasa saja itu sampai sekarang masih satu, belum buka cabang,” tegasnya. Pernyataan ini sekaligus membantah spekulasi yang menyebut dirinya tengah melakukan ekspansi besar di sektor tersebut.
Merasa dirugikan oleh penyebaran informasi yang tidak benar, Uya akhirnya mengambil langkah hukum. Ia melaporkan dugaan penyebaran hoaks tersebut ke Polda Metro Jaya. Laporan itu telah terdaftar melalui Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) pada 18 April 2026.
Dalam laporannya, Uya menyoroti dugaan pelanggaran terkait penyebaran informasi bohong melalui media elektronik. Dugaan tersebut mengacu pada ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang mengatur sanksi bagi pihak yang menyebarkan berita tidak benar dan merugikan orang lain.
Kasus ini bermula dari sebuah unggahan di media sosial Threads yang menampilkan foto Uya Kuya yang telah diedit. Dalam unggahan tersebut, disertakan narasi yang menyebut bahwa ia memiliki 750 dapur MBG. Informasi tersebut kemudian menyebar luas dan dipercaya oleh sebagian pengguna media sosial.
BACA JUGA: Ikan Sapu Sapu Perlu Dimusnahkan? Ini Alasannya
Uya menilai unggahan tersebut sebagai bentuk fitnah karena tidak sesuai dengan fakta. Ia juga menyayangkan masih banyak pihak yang langsung mempercayai informasi tanpa melakukan pengecekan terlebih dahulu. Menurutnya, fenomena ini menunjukkan pentingnya literasi digital di tengah masyarakat.
Sebagai pelapor, Uya juga telah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian terkait kasus ini. Ia berharap proses hukum dapat berjalan dengan baik dan memberikan efek jera bagi pelaku penyebaran hoaks.
Melalui klarifikasi ini, Uya berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama di era digital yang serba cepat. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga reputasi dan terus fokus pada usaha yang sedang dijalankannya saat ini.