NarayaPost – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menetapkan target bagi Timnas U-22 untuk meraih medali perak pada cabang sepak bola putra SEA Games 2025. Meski demikian, manajer tim Sumardji menegaskan bahwa tekad Timnas asuhan Indra Sjafri tetap memasang ambisi lebih tinggi dengan membidik medali emas.
Sumardji mengaku optimistis Timnas U-22 Indonesia mampu kembali merebut emas. Ia menilai performa Garuda Muda menunjukkan perkembangan positif, khususnya setelah menjalani laga uji coba melawan Mali.
“Setelah kemarin uji coba melawan Mali, saya lihat perkembangan progresnya cukup baik dan bagus. Tadi terakhir internal game kelihatan sekali semangat dan keinginan anak-anak untuk bisa meraih emas. saya tetap optimistis bahwa anak-anak ini akan all out berjuang untuk bangsa dan negara ini untuk bisa mempertahankan emas,” kata Sumardji.
BACA JUGA: Kata Ahli Gizi Soal Durian Sebabkan Kolesterol, Seperti Apa?
Ia menjelaskan optimisme tersebut didasarkan pada kualitas pemain yang dinilai cukup menjanjikan, ditambah kontribusi pemain diaspora yang menunjukkan performa impresif.
“Kenapa saya optimistis? Satu, saya melihat kualitas anak-anak kita ini memang cukup baik, ditambah kekuatan dari diaspora itu kita melihat Ivar [Jenner] cukup bagus perannya, terus Dion [Markx] juga kemarin dicoba melawan Mali juga bagus, Mauro [Zijlstra] juga bagus,” urainya.
Sumardji juga menyebut kehadiran Marselino nantinya semakin menambah keyakinan tim, sekaligus menekankan pentingnya menjaga atmosfer positif di dalam skuad.
“Apalagi kalau nanti Marselino bisa gabung, ya saya dan Coach Indra yakinlah, optimistis. Kita tetap harus membuat di dalam tim itu suasana yang memang betul-betul suasana positif. Harapannya kalau suasana itu bagus, pasti akan membawa dampak hasil bagus,” tambahnya.
Saat ini Timnas U-22 terus memaksimalkan persiapan jelang SEA Games. Dalam dua pertandingan melawan Mali, mereka menelan kekalahan 0-3 pada laga pertama dan bermain imbang 2-2 di laga kedua.
Target yang Ditetapkan ke Timnas U-22
Sebelumnya, Erick Thohir menegaskan bahwa target minimal yang ditetapkan adalah medali perak, sesuai dengan hasil evaluasi yang telah dilakukan. “Kalau sepak bola dari hasil evaluasi tim Kemenpora, kemarin kalau tidak salah PSSI mengusulkan putrinya perunggu. Lalu di putranya perak targetnya. Jadi seperti itu yang disampaikan kepada kami dari hasil evaluasi,” ujar Erick.
BACA JUGA: Secara Resmi, Shell Beli BBM Melalui Pertamina
Persiapan Timnas U-22 Indonesia menuju SEA Games 2025 terus berjalan di tengah target resmi yang ditetapkan Kemenpora berupa medali perak. Meski target tersebut didasarkan pada hasil evaluasi, jajaran tim pelatih dan manajemen tetap menunjukkan semangat untuk meraih hasil maksimal dengan membidik medali emas. Sumardji menilai perkembangan performa para pemain terus menunjukkan tren positif, terutama setelah menjalani rangkaian uji coba, termasuk dua laga melawan Mali yang menjadi bagian dari proses pematangan tim.
Optimisme tersebut juga didukung oleh kontribusi pemain diaspora yang dinilai memberikan kualitas tambahan bagi skuad, serta potensi bergabungnya pemain kunci lain yang diyakini dapat memperkuat komposisi tim. Selain aspek teknis, suasana positif di dalam tim menjadi perhatian utama untuk menjaga fokus dan konsistensi selama masa persiapan.
Melalui tahapan latihan, evaluasi, dan uji coba yang berkelanjutan, Timnas U-22 diharapkan mampu tampil kompetitif dan memenuhi target yang telah ditetapkan dalam ajang sepak bola putra SEA Games 2025.