Presiden Rayakan Tahun Baru di Wilayah Bencana

Presiden Prabowo Subianto Rayakan Momen Tahun Baru di Wilayah Terdampak Bencana.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memilih merayakan malam pergantian Tahun Baru 2026 di tengah para pengungsi korban banjir dan longsor di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kedatangan kepala negara yang dimulai sekitar pukul 23.30 WIB itu disambut antusias oleh warga yang sudah menunggu sejak sore hari di Posko Pengungsian Batu Hula.

Prabowo tiba dengan setelan safari berwarna krem dan langsung disapa oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution serta Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan. Usai menyapa warga, Presiden duduk di tengah para pengungsi dan berbincang dengan mereka secara langsung. Tampak juga sejumlah pejabat tinggi yang mendampingi, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, hingga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Presiden Berdoa Agar Masyarakat Tetap Kuat Pasca-Bencana

Dalam sambutannya, Prabowo berdoa agar masyarakat tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan pasca bencana yang melanda wilayah tersebut. “Kita menghadapi kesulitan, kita menghadapi musibah, kita menghadapi tantangan, harus terus semangat, ikhlas, kita harus terus kuat, tegar jiwa kita dan yang paling penting tadi kita harus gotong royong, kita harus bersama-sama menghadapi kesulitan,” ujarnya kepada warga yang berkumpul di posko pengungsian.

BACA JUGA: Kemlu RI Tegaskan Pantau Ketegangan di Yaman, Dorong Penyelesaian Damai

Presiden juga menegaskan pesan moral dan komitmen pemerintah untuk tetap berada di sisi rakyat yang tengah mengalami masa sulit. Ia mengatakan bahwa kehadirannya pada malam Tahun Baru bukan sekadar simbol, tetapi panggilan kemanusiaan untuk berada bersama rakyat yang membutuhkan. “Percayalah bahwa pemerintahmu, bahwa pemimpin-pemimpinmu, bahwa presidenmu, tidak akan pernah meninggalkan saudara-saudara sekalian. Kita akan bersama,” tegasnya di hadapan para pengungsi.

Lebih jauh Prabowo menyampaikan pesan bahwa pemerintah akan menindak tegas pihak manapun yang melanggar hukum pada 2026. Menurutnya, arah kebijakan penegakan hukum tetap berpihak kepada rakyat dan kepentingan bangsa.

Hadapi Bencana dengan Penuh Semangat-Optimis

“Kita hadapi masa depan kita, hadapi dengan penuh semangat dan optimisme. Negara kita akan semakin kuat dan kita akan bertindak tegas semua perusahaan, semua pihak yang melanggar akan kita tertibkan semuanya,” katanya. “Yang tidak patuh kepada hukum dan undang-undang akan kita cabut, kita tidak akan ragu-ragu bertindak kepentingan bangsa, kepentingan negara dan terutama kepentingan rakyat kita,” tambahnya.

Selain memberikan sambutan, Presiden juga sempat menyanyikan lagu-lagu nasional bersama warga untuk menyambut tahun baru. Lagu nasional seperti Tanah Airku dan Rayuan Pulau Kelapa mengalun di Posko Batu Hula menjelang pergantian tahun, dipimpin oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan diikuti oleh masyarakat serta sejumlah pejabat yang hadir. Prabowo bahkan menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 tepat saat detik-detik pergantian pukul 00.00 WIB dengan harapan agar Tuhan memberi yang terbaik bagi seluruh rakyat Indonesia.

BACA JUGA: OJK Telusuri Transaksi Keuangan Syariah Indonesia, Ada Apa?

Warga Diingatkan Jaga-Hormati Alam

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengingatkan warga agar menjaga dan menghormati alam. Ia menyampaikan bahwa negeri Indonesia, yang sangat luas dan kaya, perlu dirawat dengan baik agar tantangan alam seperti banjir dan longsor yang melanda beberapa daerah tidak terus berulang. “Alam harus kita hormati, alam harus kita jaga, alam harus kita rawat,” katanya.

Warga pengungsi yang hadir menyatakan kegembiraan dan rasa terharu atas kehadiran Presiden di tengah momen yang penuh duka dan tantangan. Mereka menyampaikan harapan agar perhatian pemerintah terus berlanjut hingga proses pemulihan pascabencana benar-benar tuntas.

Kegiatan sederhana seperti makan bersama, salam-salaman, menyanyi, hingga menonton film bersama di layar tancap menjadi bagian dari perayaan Tahun Baru yang penuh kebersamaan dan harapan baru bagi warga Tapanuli Selatan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like