Survei Indikator Ungkap Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Prabowo

Presiden RI, Prabowo Subianto.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Lembaga survei nasional Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru terkait persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara. Survei ini dilakukan pada periode 15–21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Wawancara dilakukan secara tatap muka oleh pewawancara terlatih menggunakan metode multistage random sampling.

Hasil survei menunjukkan mayoritas masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyebut tingkat kepuasan publik terhadap Prabowo berada pada level yang sangat tinggi. Jika digabungkan antara responden yang menyatakan sangat puas dan cukup puas, tingkat approval rating Presiden Prabowo mencapai 79,9 persen. Angka tersebut dinilai tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan tingkat kepuasan pada Januari 2025.

Survei Indikator Tak Jauh Berbeda dengan Januari

“Jadi secara umum tidak terlalu berbeda dengan approval rating Presiden Prabowo Januari 2025 dibanding Januari 2026. Kisaran kalau dijumlahkan antara sangat puas dan cukup puas itu 79,9 persen, jadi sangat tinggi untuk ukuran approval rating seorang presiden,” ujar Burhanuddin dalam rilis survei daring, Minggu (8/2).

BACA JUGA: Tingkat Hunian Hotel Jakarta Anjlok 2025, Ini Penyebabnya

Secara lebih rinci, hasil survei menunjukkan sebanyak 13,0 persen responden menyatakan sangat puas terhadap kinerja Presiden Prabowo. Sementara itu, 66,9 persen responden mengaku cukup puas. Di sisi lain, 17,1 persen responden menyatakan kurang puas, 2,2 persen tidak puas sama sekali, dan 0,8 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

Burhanuddin menyoroti bahwa meskipun tingkat kepuasan secara keseluruhan tergolong tinggi, proporsi responden yang menyatakan sangat puas masih relatif kecil. “Kalau kita lihat di sini, memang masih banyak yang mengatakan cukup puas, tetapi yang mengatakan sangat puas baru 13 persen. Artinya yang betul-betul sangat puas masih belum memadai,” ujarnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa secara umum tingkat kepuasan publik terhadap kinerja presiden masih berada di kategori aman dan positif.

Gen Z Jadi Kelompok dengan Presentasi Kepuasan Tertinggi

Berdasarkan segmentasi usia, Generasi Z tercatat sebagai kelompok dengan tingkat kepuasan tertinggi terhadap kinerja Presiden Prabowo, yakni mencapai 86,3 persen. Sebaliknya, Generasi X menjadi kelompok dengan tingkat kepuasan terendah, meski tetap berada pada angka yang relatif tinggi, yaitu 75 persen. Menurut Burhanuddin, temuan ini konsisten dengan profil pendukung Prabowo pada Pemilu 2024 lalu, di mana Gen Z menjadi salah satu basis dukungan utama. Ia menambahkan bahwa meskipun kelompok usia yang lebih tua juga menunjukkan tingkat kepuasan yang cukup besar, Gen Z tetap menjadi penopang utama tingginya approval rating presiden.

BACA JUGA: Kapal Mangkrak Dipindah, Sesak Muara Angke Akan Dibenahi

Survei ini juga mengungkap alasan utama di balik kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo. Faktor paling dominan adalah persepsi keberhasilan pemerintah dalam memberantas korupsi, yang dipilih oleh 17,5 persen responden. Selain itu, 15,6 persen responden menyebut seringnya pemerintah memberikan bantuan sebagai alasan kepuasan, sementara 8,4 persen lainnya menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai faktor penting.

Namun, di sisi lain, survei juga mencatat sejumlah alasan ketidakpuasan publik. Faktor utama yang memicu ketidakpuasan adalah anggapan bahwa bantuan pemerintah tidak merata, dengan persentase 16,2 persen. Selain itu, 15,8 persen responden menilai belum ada hasil kerja nyata, dan 9,2 persen menyebut kondisi ekonomi yang memburuk. Burhanuddin menyebut bantuan pemerintah sebagai “pisau bermata dua”, karena di satu sisi meningkatkan kepuasan, tetapi di sisi lain memicu kritik terkait ketepatan sasaran.

Dari sisi metodologi, survei ini memiliki margin of error sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Indikator menegaskan bahwa hasil survei ini memberikan gambaran umum persepsi publik terhadap kinerja Presiden Prabowo pada awal 2026, sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah ke depan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like