Ini Cara Memilih Kue Kering Lebaran yang Benar!

Kue Kering yang menjadi identitas lebaran warga Indonesia.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Kue kering menjadi salah satu sajian yang paling dinanti menjelang Lebaran. Beragam jenis seperti nastar, kastengel, lidah kucing, hingga putri salju hampir selalu hadir sebagai pelengkap saat berkumpul bersama keluarga. Selain menjadi simbol kehangatan, kue kering juga kerap disajikan untuk menjamu tamu yang datang bersilaturahmi.

Namun di balik tampilannya yang menggoda, masyarakat perlu lebih cermat dalam memilih kue kering yang aman dan berkualitas. Tidak semua produk yang beredar di pasaran memiliki standar yang sama, sehingga penting bagi konsumen untuk memahami aspek keamanan pangan sebelum membeli.

Ahli Gizi Ingatkan Cara Pilih Kue Kering yang Benar

Ahli gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Mahmud Aditya Rifqi, mengingatkan pentingnya memahami penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) dalam produk kue kering. Ia menjelaskan bahwa penggunaan bahan tambahan seperti pengawet, pemanis, dan pewarna sebenarnya diperbolehkan, selama sesuai dengan jenis serta batas aman yang telah ditetapkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan.

BACA JUGA: Gen Z & Milenial Tak Terlalu Peduli Baju Baru Saat Lebaran

Yang perlu diwaspadai, lanjutnya, adalah penggunaan bahan tambahan ilegal atau tidak terdaftar yang bisa membahayakan kesehatan. Oleh karena itu, konsumen diimbau untuk lebih teliti, terutama saat membeli produk dari penjual yang belum memiliki izin resmi.

Dari segi tampilan, kualitas kue kering sebenarnya bisa dikenali sejak awal. Konsumen disarankan menghindari kue dengan warna yang terlalu mencolok atau tampak tidak alami, karena hal tersebut bisa menjadi indikasi penggunaan pewarna berlebihan. Selain itu, aroma dan rasa juga menjadi penentu penting. Jika kue mengeluarkan bau tengik saat dicicipi, itu menandakan lemak dalam kue telah mengalami oksidasi dan sebaiknya tidak dikonsumsi.

Kualitas Kue Kering Dipengaruhi Cara Pengemasan

Tidak hanya bahan baku, kualitas kue kering juga dipengaruhi oleh cara pengemasan. Konsumen sebaiknya selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa atau label best before pada kemasan. Informasi ini penting untuk memastikan produk masih layak konsumsi.

Kemasan yang baik juga menjadi faktor krusial. Wadah harus dalam kondisi tertutup rapat, tidak bocor, retak, atau pecah. Hal ini penting terutama untuk kue yang dijual di tempat terbuka, seperti di pinggir jalan, yang lebih rentan terpapar debu dan polusi. Produk dengan kemasan yang tidak layak berisiko terkontaminasi dan menurunkan kualitas kue.

Mahmud juga menambahkan bahwa adanya izin edar pada produk bisa menjadi jaminan tambahan bahwa kue tersebut telah melalui proses pengawasan. Untuk produk UMKM atau industri rumahan, standar keamanan tetap harus diperhatikan. Idealnya, kemasan sudah tersegel dengan baik sejak dari produsen agar kualitas kue tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu bijak dalam mengonsumsi kue kering. Kandungan gula dan lemak yang cukup tinggi membuat camilan ini sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan. Mahmud menyarankan untuk menerapkan prinsip 3J, yaitu Jenis, Jumlah, dan Jadwal.

BACA JUGA: Inisial Penyerang Andrie Yunus Versi Polisi dan TNI Berbeda

Porsi Bisa Dibatasi 10-20 Persen Total Asupan

Sebagai camilan, porsi kue kering sebaiknya dibatasi sekitar 10 hingga 20 persen dari total asupan kalori harian. Hal ini penting untuk mencegah lonjakan gula darah, terutama setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Jika memiliki waktu luang, membuat kue sendiri bisa menjadi pilihan yang lebih sehat karena komposisi bahan dapat dikontrol sesuai kebutuhan. Namun, jika memilih membeli, pengendalian diri tetap menjadi kunci utama agar konsumsi tetap seimbang.

Terakhir, untuk menjaga kualitasnya, kue kering—terutama yang memiliki isian krim atau lapisan cokelat—sebaiknya disimpan di tempat sejuk atau dalam lemari es. Penyimpanan yang tepat akan membantu menjaga rasa, tekstur, serta keamanan kue agar tetap layak dinikmati selama momen Lebaran.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like