Butuh Liburan Sehat ? Ini 10 Rekomendasi Tempat Paling Hijau di Dunia

750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost — Tren liburan berbasis alam atau eco tourism semakin diminati wisatawan global. Di tengah meningkatnya polusi dan kepadatan kota, banyak orang mulai mencari destinasi yang menawarkan udara bersih, lingkungan alami, dan pengalaman dekat dengan alam. Sejumlah lokasi bahkan dikenal sebagai 10 tempat paling hijau di dunia yang cocok untuk liburan sehat dan menyegarkan.

Destinasi-destinasi ini tidak hanya menyuguhkan panorama alam, tetapi juga memiliki tingkat keasrian tinggi serta keanekaragaman hayati yang luar biasa. Mulai dari pegunungan, hutan hujan, hingga kawasan pedesaan yang masih alami, semuanya menjadi pilihan ideal untuk melepas penat dari kehidupan perkotaan.

BACA JUGA : Trump Pertimbangkan Kurangi Serangan Terhadap Iran

10 Tempat Paling Hijau di Dunia

Berikut daftar 10 tempat paling hijau di dunia yang dapat menjadi rekomendasi liburan anti polusi:

1. Lembah Sapa, Vietnam

Liburan

Terletak di wilayah utara Vietnam, Sapa dikenal dengan lanskap sawah terasering yang hijau membentang di perbukitan. Kawasan ini menjadi favorit wisatawan untuk trekking dan menikmati suasana pedesaan yang tenang.

2. Taman Nasional Corcovado, Kosta Rika

Liburan

Kosta Rika dikenal sebagai salah satu negara dengan alam paling hijau di dunia, terutama di kawasan Taman Nasional Corcovado yang berada di Semenanjung Osa.

Taman nasional ini memiliki hutan hujan tropis yang sangat kaya keanekaragaman hayati dan menjadi rumah bagi berbagai satwa liar seperti tapir baird, jaguar, sloth, hingga burung macaw. Kawasan ini juga memiliki beragam ekosistem, mulai dari hutan hujan dataran rendah hingga rawa bakau.

Meski pilihan akomodasi di dalam taman cukup terbatas, pengunjung dapat bermalam di Stasiun Penjaga Sirena untuk merasakan pengalaman berada di salah satu kawasan dengan biodiversitas paling tinggi di dunia.

3. Sawah Terasering Tegalalang, Bali

Liburan

Terletak tidak jauh dari Ubud, Bali, Sawah Terasering Tegalalang dikenal sebagai salah satu lanskap alam paling menenangkan di Indonesia dan termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.

Hamparan sawah bertingkat ini menampilkan gradasi warna hijau yang indah, mulai dari hijau muda hingga hijau tua. Struktur teraseringnya merupakan bagian dari sistem irigasi tradisional yang telah digunakan sejak lama. Pemandangan sawah yang dikelilingi hutan membuat kawasan ini menjadi tempat ideal untuk menikmati suasana alam, terutama jika datang pada pagi hari.

4. Val d’Orcia, Italia

Liburan

Kawasan Val d’Orcia di Tuscany, Italia, dikenal dengan lanskap pedesaan hijau yang menenangkan. Wilayah yang membentang dari selatan Siena hingga dekat Gunung Monte Amiata ini merupakan Situs Warisan Dunia UNESCO sekaligus salah satu pusat pertanian penting di Italia.

Pemandangannya dihiasi kebun anggur, kebun zaitun, serta jalan-jalan yang dipagari pohon cemara. Selain menikmati panorama alamnya yang asri, pengunjung juga dapat menjelajahi jalur anggur Val d’Orcia untuk merasakan pengalaman wisata khas pedesaan Italia.

5. Pegunungan Maya, Belize

Pegunungan Maya yang membentang di selatan Belize hingga Guatemala menawarkan lanskap hutan tropis yang lebat dan masih alami.

Kawasan ini menjadi tempat ideal bagi pecinta petualangan, mulai dari mengamati satwa liar seperti jaguar dan tapir, berenang di bawah air terjun, hingga mendaki Victoria Peak, gunung tertinggi kedua di Belize.

6. Taman Nasional Killarney, Irlandia

Ilustrasi. Liburan Sehat

Di Irlandia, Taman Nasional Killarney dikenal sebagai salah satu kawasan dengan lanskap hijau paling memukau. Cagar Biosfer UNESCO ini dipenuhi berbagai vegetasi seperti pohon ek, cemara, hutan yew, hingga semak-semak yang menciptakan hamparan alam hijau yang luas.

Kawasan ini juga menjadi lokasi pegunungan tertinggi di Irlandia, MacGillycuddy’s Reeks. Wisatawan dapat menjelajahi taman dengan berbagai cara, mulai dari menunggang kuda hingga mendaki menuju Carrauntoohil, puncak tertinggi di negara tersebut.

7. Teahupo’o, Tahiti

Di barat daya Tahiti, kawasan Teahupo’o tidak hanya terkenal dengan ombaknya, tetapi juga lanskap daratan yang hijau dan subur. Lembah-lembah yang mengapit garis pantai dipenuhi vegetasi tropis dengan puncak-puncak pegunungan yang menjulang dan punggung bukit yang curam, sebagian di antaranya hanya dapat diakses dengan perahu.

8. Taman Nasional Danau Plitvice, Kroasia

Taman Nasional Danau Plitvice di Kroasia dikenal sebagai salah satu destinasi alam paling hijau sekaligus masuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO.

Taman nasional ini memiliki 16 danau yang dikelilingi hutan beech, cemara, dan pinus, serta dihiasi air terjun yang indah. Menariknya, warna danau di Plitvice dapat berubah menjadi hijau zamrud tergantung pantulan cahaya.

Keindahan taman ini dapat dinikmati melalui berbagai jalur trekking, seperti Jalur C atau Jalur K yang melintasi hampir seluruh kawasan taman.

9. Cekungan Kongo, Afrika Tengah

Cekungan Kongo di Afrika Tengah merupakan salah satu kawasan hutan hujan tropis terbesar di dunia yang membentang di beberapa negara, termasuk Republik Kongo, Kamerun, dan Gabon.

Wilayah seluas sekitar 500 juta hektar ini menjadi rumah bagi lebih dari 10.000 spesies tumbuhan dan sekitar 2.000 spesies hewan. Keanekaragaman hayati yang luar biasa membuat kawasan ini menjadi destinasi menarik bagi wisata petualangan dan pengamatan satwa liar, seperti gorila, simpanse, bonobo, hingga gajah hutan.

10. Hutan Hujan Hoh, Amerika Serikat

Hutan Hujan Hoh yang berada Taman Nasional Olympic, Washington, dikenal sebagai salah satu kawasan alam paling hijau di AS.

Hutan hujan ini dipenuhi berbagai vegetasi seperti pakis, lumut, serta pepohonan konifer dan berdaun lebar yang menciptakan lanskap hijau yang rimbun. Keindahannya dapat dijelajahi melalui beberapa jalur pendakian populer, seperti Hoh River Trail atau Hall of Mosses Trail.

BACA JUGA : Tolak Gencatan Senjata, Iran Ingin Perang Berakhir Permanen

Tren Liburan Ramah Lingkungan

Meningkatnya minat terhadap destinasi hijau tidak lepas dari kesadaran global terhadap perubahan iklim dan pentingnya menjaga lingkungan. Wisatawan kini tidak hanya mencari keindahan pada saat liburan, tetapi juga pengalaman yang berkelanjutan dan minim dampak terhadap alam.

Konsep sustainable tourism menjadi semakin relevan, di mana destinasi tidak hanya dilihat dari keindahan visual, tetapi juga dari bagaimana kawasan tersebut dikelola dan dilestarikan.

Beberapa negara bahkan mulai mengembangkan kebijakan khusus untuk mendukung pariwisata hijau, seperti pembatasan jumlah wisatawan, pengelolaan limbah, serta pelestarian ekosistem lokal.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like