Skema Baru MBG Saat Bulan Puasa, Seperti Apa?

Makan Bergizi Gratis, siswa-siswi yang antusias menerima MBG.
750 x 100 AD PLACEMENT

NarayaPost – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan skema baru program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan 2026. Namun, mekanisme pembagian dan jenis makanan akan disesuaikan dengan kondisi sosial, budaya, serta praktik ibadah di masing-masing daerah. Kebijakan ini diambil untuk memastikan tujuan utama program MBG, yakni pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetap tercapai tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.

Skema Baru di Wilayah yang Mayoritas Berpuasa

Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, di wilayah yang mayoritas penduduknya menjalankan ibadah puasa, makanan bergizi tetap dibagikan pada jam sekolah, tetapi dalam bentuk makanan siap santap yang dapat dibawa pulang. Makanan tersebut kemudian dikonsumsi siswa saat waktu berbuka puasa. “Di daerah yang mayoritas berpuasa, makanan siap santap diberikan di jam sekolah untuk dibawa pulang dan dikonsumsi saat buka,” ujar Dadan kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).

Sementara itu, di wilayah yang mayoritas penduduknya tidak berpuasa, skema pembagian MBG tetap berjalan seperti hari biasa. Siswa menerima dan mengonsumsi makanan di sekolah sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Adapun di daerah dengan penduduk heterogen, Dadan menyebut siswa yang tidak berpuasa tetap diberikan fleksibilitas. Mereka dapat memilih untuk mengonsumsi makanan di sekolah atau membawanya pulang. “Untuk daerah yang mayoritas tidak berpuasa, pelayanan normal,” tambahnya.

BACA JUGA: KPK Sebut SPI Tinggi Kota Madiun Tak Jamin Bebas Korupsi

Penyesuaian ini dinilai sejalan dengan prinsip inklusivitas layanan publik serta penghormatan terhadap keberagaman praktik keagamaan di Indonesia. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebelumnya juga menegaskan bahwa kebijakan pendidikan selama Ramadan perlu mempertimbangkan aspek kesehatan, psikologis, dan sosial peserta didik, terutama di jenjang pendidikan dasar.

Pastikan Makanan Selama Ramadhan Penuhi Standar

Dari sisi menu, BGN memastikan makanan yang dibagikan selama Ramadan tetap memenuhi standar gizi seimbang. Dadan menyebut, bentuk makanan akan disesuaikan agar praktis, tahan lebih lama, dan mudah dikonsumsi saat berbuka. Contoh menu yang disiapkan antara lain telur rebus, kurma, buah-buahan, abon, ubi rebus, serta kue tradisional. “Bentuk makanan tetap mengandung gizi lengkap,” jelasnya.

Kebijakan ini juga sejalan dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang menekankan pentingnya pemenuhan gizi selama Ramadan, khususnya bagi anak-anak dan remaja yang sedang berada dalam masa pertumbuhan.

Dalam berbagai publikasinya, Kemenkes menyebutkan bahwa asupan protein, vitamin, dan mineral tetap harus tercukupi meskipun waktu makan terbatas pada sahur dan berbuka. Konsumsi makanan sumber protein hewani dan nabati, buah, serta karbohidrat kompleks dianjurkan untuk menjaga stamina dan konsentrasi belajar.

BACA JUGA: Donald Trump: Iran Tidak Boleh Punya Nuklir!

WHO Ingatkan Program Harus Berikan Dampak Positif

Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) juga menekankan bahwa program pemberian makanan di sekolah memiliki dampak positif terhadap status gizi, kehadiran, dan capaian belajar anak. Dalam konteks negara dengan praktik puasa keagamaan, WHO merekomendasikan adanya fleksibilitas distribusi makanan tanpa mengurangi nilai gizi dan tujuan program.

BGN menegaskan bahwa implementasi MBG selama Ramadan akan terus dipantau dan dievaluasi bersama pemerintah daerah serta satuan pendidikan. Evaluasi dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran, higienis, dan sesuai kebutuhan siswa.

Dengan skema penyesuaian ini, pemerintah berharap program MBG tetap berkontribusi dalam menurunkan angka kekurangan gizi, stunting, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia, meskipun berada di tengah dinamika bulan Ramadan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like